Menikahi Tuan Muda Buruk Rupa
"Naqib juga seperti Ayahnya, menyukai kuaci. Saat masih bayi, Kakakku itu mengatakan kalau Naqib akan seperti bunga matahari, selalu menghadap ke mana cahaya matahari berada. Kau tahu apa yang ia katakan? Ia bilang, matahari itu adalah aku, dan Naqib akan selalu ada untukku, menggantikannya untuk menyayangiku. Ini sangat lucu menurutku, tapi aku senang mendengarnya. Dan, sejak itu ku pikir aku menyayangi Naqib, menganggapnya sebagai putraku juga.
"Sampai senyumnya menghilang, aku merasa sangat bersalah. Aku tak pernah tahu apa yang terjadi, karena aku selalu sibuk di luar kota, mengurusi bisnis yang tiada habisnya. Aku kehilangan senyumnya, aku juga kehilangan Naqib yang bagiku bukanlah bung
Bab Populer