Roman (sa) Arunika
Yakin, dia masih memaku betul peringatan keras mas Kava dulu.
Bagus, tak perlu aku menjelma jadi arunika yang diselimuti mendung badai. Aku sekuat matahari, mampu menembus mendung gelap sekalipun. Ya, aku telah bangkit. Shanala yang putus asa itu telah terkubur dalam bersama masa kelam.
Aku adalah arunikanya, sinar mataharinya yang hangat dan berbinar.
“Saya sudah datang, Mas!” sapaku secerah fajar sambil mencium punggung tangannya penuh hormat.
인기 회차