Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ambilah Gaji Suamiku!

Ambilah Gaji Suamiku!

hardik mama mertua. "Iya. Aku mengusir mama, mbak Danik, Johan dan mas Adam dari rumahku. Pergilah dari rumah ini!" ujarku secara lantang. Tak tahan rasanya melihat mereka berlama- lama di rumah ini.
9.314.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 449 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Aku Menjadi Orang Asing di Rumahku Sendiri

Aku Menjadi Orang Asing di Rumahku Sendiri

Istriku lupa logout dari WhatsApp Web di komputerku. Saat aku sedang membantunya logout, sebuah pesan grup muncul di layar. [ Untuk rayakan Andri naik jabatan, ayo kita makan bersama malam ini. ] Aku mengklik pesan itu karena penasaran. Ada empat orang di dalam grup itu, yaitu ayahku, ibuku, istriku, dan adik sepupuku, Andriyan. Istriku membalas. [ Cuma kita berempat? Nggak ajak Evander? ] [ Siapa suruh dia selalu begitu perhitungan? Dia bahkan mau rebutan sebuah apel dengan Andri. ] Aku pun tercengang. Ternyata, aku sudah lama menjadi orang luar dalam keluarga ini.
771 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Vitamin Stamina Pria di Laci Lemari Pembantuku

Vitamin Stamina Pria di Laci Lemari Pembantuku

"Ada apa?" "Gak tahu, keluarga Dewi mau bicara." Aku mengerutkan kening. "Tadi aku diusir dari rumah Dewi sama mamanya. Emangnya gak papa kalau aku masuk?" tanyaku penuh keraguan. "Gak papa, ayo, maafkan aku tadi gak tahu kalau kamu diusir. Maaf ya, Sayang," kata Mas Batara sambil mengusap pipiku.
1026.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 934 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

Pak Rama menggeleng-gelengkan kepala, dia menatap Andika dengan wajah jengkel. "Tutup pintunya dari luar!" kata Pak Rama. "Padahal aku adalah adiknya Kakak, bisa-bisanya diusir juga," katanya. "Awas nanti kuaduin Mama," kata Andika. "Jalian berdua tunggu apa lagi? Segera keluar." Aku dan Andika sama-sama membalikkan badan, segera melangkah keluar kelas. Bugh! "Auw!" Teriak Andika sambil meringis saat tanganku yang terkepal mendarat kuat di perutnya.
9.952.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
PESONA SANG PEWARIS

PESONA SANG PEWARIS

tanya Wulan “Kak, rumah kita.” Ucapan Wira menggantung bingung hars mengatakan apa. “Rumah kita kenapa? Bilang sama kakak?” “Rumah kita di ambil paksa dan kita sekeluarga diusir dari rumah” “Apa? bagaimana bisa. Siapa yang mengambil rumah kita Wira?”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
My Husband' S Secret

My Husband' S Secret

ucap suara seorang wanita dari dalam rumah. "Bu, saya belum makan. Saya boleh ...." "Pergi! Pergi!" belum lagi sempat ia melanjutkan ucapannya, ia sudah diusir dengan galaknya oleh si pemilik rumah. Bahu Rangga melorot, napasnya juga berembus pasrah. Ia meninggalkan rumah itu dengan langkah lemas dan seluruh badan yang sakit. Kembali ia menemukan rumah warga, dan lagi-lagi dia diusir tanpa belas kasihan.
1018.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 574 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Tetangga Penggoda

Tetangga Penggoda

Laki-laki itu langsung beranjak meninggalkan aula. Seperginya Pak Abas, Siska jadi bulan-bulanan warga. Wanita itu diusir dari komplek perumahanku. Bahkan ia tak sempat mengambil apapun dari rumahnya. Ia diarak warga untuk keluar dari komplek. Aku kasihan sebenarnya, tetapi aku tak bisa berbuat apa-apa karena warga telah murka. Sementara Pak Abas, laki-laki itu entah kemana rimbanya. Mungkin pulang ke rumahnya.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Uangku Bukan Uangmu, Mas!

Uangku Bukan Uangmu, Mas!

Pov Vina Keluarga itu mengusirku. Mungkin saja mereka pikir aku tidak punya tempat untuk kembali pulang. Mereka keluarga yang benar-benar tidak bisa menghargai orang. Tanpa mereka tahu aku justru merasa bersyukur dengan pengusiran yang dilakukan oleh Salma. Dengan mereka yang mengusirku, aku bisa pergi dari rumah ini dengan tanpa harus mencari alasan lagi. Jika orang-orang bertanya maka orang-orang itu bisa melihat jika akulah yang menjadi korbannya di sini.
7.483.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
DASAR BENALU!

DASAR BENALU!

ujar Aisha menimpali. Aku sudah tidak bisa berpikir apa-apa lagi. “Terserah Pak RT saja, lah. Intinya saya pengen mereka keluar dari rumah saya, Pak!” *****
9.613.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Susu Bayi Kembar CEO

Menjadi Ibu Susu Bayi Kembar CEO

"Aku akan minta maaf. Dan... mengakhiri semuanya." "Mas..." Laura menarik napas dalam. "Maaf. Tapi Ayu sudah aku usir dari rumah ini." Baim menatap Laura, wajahnya menegang. "Mengusir? Apa yang kamu lakukan, Laura?!" bentaknya, suara meninggi. Wajah Laura yang semula lembut langsung mengeras. Udara di antara mereka mendadak panas, seperti bara yang baru saja disulut.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status