KAU MENDUA AKU PUN SAMA
“Kayaknya kamu kelelahan, Ric. Kita pulang yuk!“ ajakku seraya tersenyum kaku. Tapi dia malah tertawa renyah.
“Kenapa wajahmu pucat begitu, Khai? Aku tidak kelelahan dan justru bahagia sekali. Oh iya, Khai ... Jangan khawatir. Aku cuma jawab pertanyaanmu. Aku masih ingat kok, kamu masih istrinya orang,“ katanya tersenyum manis.
“Sudah tau aku ini istri orang, tapi kenapa jawabnya begitu?“ ujarku cemberut. Masih dengan senyuman di bibirnya, Aric meraih tanganku dan menggenggamnya.
“Biar hatiku nggak penasaran, Khai. Sebenarnya nyesel juga, kenapa nggak dari dulu aku mengatakannya. Karena dulu kupikir kita masih kecil, eh tapi secara tiba-tiba kamu menghilang dari peradaban,“ katanya sambil te
Hot Chapters