Mendadak Jadi Istri Kesayangan
Dia melepaskan pelukan itu perlahan, lalu menatap Kalula dengan mata yang penuh kenangan, "Kau masih sama seperti dulu. Dan aku senang sekali bisa melihatmu lagi, Lu."
"Ya, aku juga sangat senang melihatmu lagi," Kalula berkata, suaranya masih dipenuhi kebahagiaan. Namun, seiring kata-kata itu keluar dari bibirnya, ekspresinya mulai berubah. Senyum hangat yang sebelumnya menghiasi wajahnya perlahan memudar. Matanya yang semula berbinar kini tampak sendu, seolah ada perasaan lama yang kembali menghantui.
"Tolong jangan tinggalkan aku lagi seperti dulu," lanjutnya dengan suara yang lebih pelan, hampir seperti permohonan, "Sekarang aku benar-benar tidak memiliki siapapun lagi."
Bab Populer