SETELAH DIJUAL IBU TIRIKU
Ia menarik napas panjang, lalu duduk di tepi ranjang tanpa berusaha mendekat terlalu jauh.
“Tuan muda Satya,” ucapnya pelan, suaranya bergetar lembut, “kita boleh mencintai siapa pun… dengan begitu dalam, bahkan sampai lupa dunia. Tapi jangan sampai lupa mencintai diri sendiri dulu.”
Sejenak hening, hanya suara detak jam di dinding yang terdengar. Caca melanjutkan dengan lirih, seperti berbicara bukan hanya untuk Satya, tapi juga untuk dirinya sendiri,
Bab Populer