Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dibuang Keluarga, Dapat Calon Mertua Dari Surga

Dibuang Keluarga, Dapat Calon Mertua Dari Surga

"Jaga mulutmu itu, Mbak Neni! Jangan seenaknya kau mengatai ibuku pel*kor!" Aku menunjuk tepat di wajahnya setelah melayangkan tamparan itu. Aku tidak tahu mengapa Mbak Neni bisa mengatai ibuku seperti itu. Entah ada masalah apa ibuku dulunya, karena aku memang tidak pernah mendengar apapun tentang ibuku di masa lalu.
1041.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Aku pun mengamuk membabi - buta! Aku tak berhenti di adegan itu saja. Ku hampiri pelakor itu. Aku jambak rambutnya!! Aku cakar mukanya!! Aku guyur secangkir kopi yang masih panas di mukanya. Aku histeris!! Aku mengamuk membabi - buta!! Aku menangis dan berteriak seperti orang gila!! "Buk...Buk..bangun...bangun..". Terdengar samar - samar suara suamiku.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Suamiku Polisi

Suamiku Polisi

kata ibu. "Kenapa, Mak, kenapa aku selalu harus mengalah, kenapa aku selalu nomor dua, Kak Mila kuliah aku tidak, aku diam saja, dia dibelikan motor, aku beli sendiri, aku tetap sabar, kini kebetulan pacarku salah satu dari sekian banyak mantannya, apa aku harus mengalah lagi," kataku setengah berteriak.
9.217.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Kau Nikahi Sahabatku, Kunikahi Bosmu

Kau Nikahi Sahabatku, Kunikahi Bosmu

sahut ibuku dengan nada mulai berapi-api. Aku terkejut saat ibuku tiba-tiba menyahuti ucapan Mas Raka dan kini terlihat dirinya sedang menghampiri Mas Raka dengan tatapan marah. Mas Raka tampak terdiam dan tidak berani menatap wajah ibuku yang seolah sedang menatap dirinya dengan tatapan penuh intimidasi.
7.319.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 633 kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Bayaran

Bukan Istri Bayaran

"Mau jadi apa kamu, Mila? Sudah untung saya nampung kamu! Kasih makan mulut kamu! Ternyata kelakuan kamu murahan... sama aja kamu seperti ibu kamu." Aku tidak menangis, untuk apa? Ibuku tidak melakukan kesalahan. Selama ini Tante selalu bilang ibuku menggoda saudara laki-lakinya. Aku yakin orang tuaku saling mencintai, jadi aku tidak akan menangisi mereka. Hanya saja tubuhku terasa remuk akibat pukulan yang kuterima. Harusnya aku tidak pulang tapi aku tidak tahu mau kemana.
1061.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Madu Muda : Ketika Cintaku Direnggut Paksa

Madu Muda : Ketika Cintaku Direnggut Paksa

Aku memprotes ibuku. "Ibu harus bagaimana? Haruskah Ibu terang-terangan menunjukkan penolakan Ibu di depan mertuamu? bukankah itu akan membuat mereka semakin mendukung keinginan Hamdan? buatlah Mereka malu dan berpikir, Nak." "Aku khawatir justru ucapan ibu membuat mereka seakan diberi angin segar," sanggahku pelan.
1020.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 688 kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Suara Di Bilik Iparku

Suara Di Bilik Iparku

ucapku lantang, seakan kekuatan baru timbul begitu saja dari dalam hatiku. Mas Akbar dan Hanum boleh mempermainkan hatuku, tapi mereka sama sekali tidak boleh mempermainkan harga diriku. Bagaimanapun juga, aku pun punya kedudukan yang setara dengan mereka. 'Mas, aku tidak dendam. Hanya saja, aku juga ingin kamu merasakan sakit seperti yang aku rasakan.' *** Usai Isya .... "Hallo, Nis. Kamu nggak kesini?" tanya Mbak Mawar dari seberang sana.
7.292.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia

Biarkan Aku Bahagia

ucap ibuku yang baru saja datang menghampiriku. "Biarin aja! Siapa suruh mancing-mancing. Orang seperti Bu Imah itu memang harus seperti itu mengatasinya, Bu. Kalau nggak bisa ngelunjak," jawabku. Ibuku hanya mampu menggeleng-gelengkan kepalanya ketika melihat ulahku. Emang dia pikir aku siapa? Berani sama aku, langsung aku jabanin sampean. Aku ini bukan kaleng-kaleng.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Aku Menantumu Bukan Musuhmu, Bu!

Aku Menantumu Bukan Musuhmu, Bu!

“Aku ... aku, bukan aku yang melakukannya, Bang. Ibu melukai dirinya sendiri.” “Gak mungkin, Dek, biarpun ibu sering berkata pedas terhadap kamu, dia gak akan mungkin melukai dirinya sendiri untuk memfitnahmu.” Suamiku tak percaya apa yang kukatakan. “Ayo, Bu, biar kubantu masuk ke kamar.” Terlihat seyum kemenangan dari bibir ibu mertuaku. Aku tak menyangka bisa terfitnah seperti ini. Tak ada saksi yang melihat. Bapak hanya bisa mendengar kejadian sebenarnya namun tak kuasa untuk membelaku. ***
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Istri Kakakku Selalu Menangis

Istri Kakakku Selalu Menangis

Kakak tampak tersulut emosi. Aku hanya bisa diam, jadi penonton. Tak berani berkata apa-apa lagi. Akan tetapi, aku akan siap menghalangi kalau Kakak sampai main tangan lagi. Aku tak terima kalau Mbak Rena disakiti terus, sudah dinikahi malah dikasari. “Iya, aku hamil lagi. Puas kamu, Mas,” ucap Mbak Rena dengan tatapan tajam bak harimau hendak menerkam.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai aku menghamili ibuku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status