Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Bagi Binar Gendhis Rarasita, hidup itu sederhana— kuliah, nongkrong, dan sesekali bikin drama kecil biar nggak bosan. Sampai suatu hari, tanpa rasa malu, dia berdiri di depan seorang pria mapan yang usianya jauh diatasnya dan dengan percaya diri berkata, "Hai Om, aku calon istrimu!" Om yang dimaksud? Bukan sembarang om. Dialah Kais Arfan Zaydan, pria dingin berusia tiga puluh dua tahun, pemilik perusahaan besar sekaligus sahabat baik ayah Binar! Kais jelas menolak mentah-mentah ide gila itu. Baginya, Binar hanya gadis manja yang doyan cari perhatian. Tapi siapa sangka, keadaan justru membuat mereka terjebak dalam situasi yang memaksa Kais mempertimbangkan ulang kata-katanya. Antara perbedaan usia, ego, dan perang mulut yang tiada henti, Binar justru semakin yakin— dialah takdir Kais. Pertanyaannya, apakah Kais bisa bertahan dari gempuran rayuan absurd sekaligus manis seorang “calon istri” yang nekat ini?
1016.6K viewsCompletedAdded to Library 662 Times as aku pun
Read
+Library
Saat Aku Bukan Lagi Pilihanmu

Saat Aku Bukan Lagi Pilihanmu

Demi menguji kesetiaan kekasih masa kecilnya, saudara tiriku memberinya obat bius. Lalu, saudara tiriku mendorongku masuk ke dalam kamarnya. Aku tidak tega melihat Bram menderita dan menjadi obat penawar dengan sukarela. Saudara tiriku pun marah dan pergi menikah dengan bos mafia yang kejam. Setelah aku hamil, Bram terpaksa menikahiku, dan mulai membenci diriku. Selama 10 tahun pernikahan, Bram sangat dingin terhadap aku dan putraku. Namun, ketika Bram pergi keluar negeri, dia terkena banjir. Dia berjuang sekuat tenaga untuk menyelamatkanku dan anak kami. Tapi aku tidak bisa meraih tangannya. Sebelum tenggelam, dia menatapku untuk yang terakhir kalinya dan berkata, "Kalau semuanya bisa diulang, jangan pernah jadi obat penawarku lagi." Hatiku terkoyak dan aku pun pingsan. Ketika aku membuka mata, aku kembali ke hari saudara tiriku memberi obat bius kuat pada Bram dan mengurung kami dalam satu kamar.
11.4K viewsCompletedAdded to Library 262 Times as aku pun
Read
+Library
TERIMA KASIH TELAH MENCERAIKAN AKU

TERIMA KASIH TELAH MENCERAIKAN AKU

Karena difitnah kakak ipar, aku diceraikan. Bahkan sudah menjanda pun masih difitnah. Mulut mantan suami sangat tajam. Merendahkan aku seperti wanita murahan. Sebenarnya ia mau apa lagi? Toh aku sudah diceraikan. Jangan menyesal telah menceraikan aku. Aku yakin justru kamu menangis memohon rujuk.
1091.9K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as aku pun
Read
+Library
AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

Jangan lupa subscribe ya, biar enggak ketinggalan update bab selanjutnya Ada kalimat yang sampai hari ini masih kuingat. Kupikir rasanya sudah tertanam di benakku. Suatu hari aku mendengar ibu tengah bergosip di warung sayur, hingga kemudian aku datang untuk membeli beberapa bumbu masak yang kurang, wanita itu berkata dengan lantangnya sambil bekacak pinggang. “Duh saya punya menantu kayak sampah!” ucap ibu kala itu. sontak saja semua orang di sana tercengang, tetapi bukannya meminta berhenti. Mereka malah semakin memancing ibu untuk bercerita banyak hal. “Loh kok bisa, Bu? Eh, orang cantik gitu, dibilang sampah, bagaimana sih Bu!” “Alah cantik doang buat apa kalau nyapu enggak bersih, mana ngepel aja maju! Keinjek lagi dong lantainya! Haduh saya tuh tiap hari saya sampai pakai koyo, punya mantu bukannya tambah enak. Malah capek, rumah saya yang bersihin, masak aja sama saya. Dia mana bisa masak? Sekalinya masak malah nyuruh suaminya. Ih najis banget! Bisa-bisanya si Dadan nyari istri yang enggak bisa ngapa-ngapain. Padahal, saya berharapnya Dadan nikah sama Nining, dia juga cantik, pintar masak. Bisa nandur di sawah, angon bebek juga tuh lihat anakannya sudah besar-besar. Lah ini, malah dapet orang kota, saban hari kerjanya maen hp!”
1049.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as aku pun
Read
+Library
Ajari Aku Ciuman, Mas CEO

Ajari Aku Ciuman, Mas CEO

Biya tahu permintaannya gila. Siapa yang waras meminta sahabat kakaknya sendiri untuk mengajarinya berciuman? Namun, keberanian polos itu justru mengubah segalanya. Bagaswara, direktur dingin itu, seharusnya menolak mentah-mentah. Tapi tatapan Biya—adik sahabatnya—mampu meruntuhkan logikanya. “Bisa ajarin aku, nggak?” “Selama saya bisa. Ajarin apa?" “Ajarin aku… ciuman.” Satu kalimat itu menyeret Biya ke dunia bahaya dan gairah yang tak pernah ia bayangkan.
1020.7K viewsCompletedAdded to Library 663 Times as aku pun
Read
+Library
Adik Ipar, Jangan Goda Aku

Adik Ipar, Jangan Goda Aku

Ella Harvard, 23 tahun, anak korban perceraian. Ujian terberatnya bukan saat suaminya selingkuh. Tapi saat adik iparnya diam-diam menggodanya. Akankah dia mengulangi kesalahan orangtuanya?
769 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as aku pun
Read
+Library
Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal

Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal

Setelah Hendra kembali, aku melihat kolom voting di internet: [Setelah seorang pria berselingkuh, biasanya lebih merasa bersalah pada istrinya atau kekasihnya?] Yang memilih kekasih mencapai 99% suara. Aku berbalik dan bertanya pada Hendra, "Apa kamu juga merasa gitu?" Hendra meletakkan bukunya dan menatapku dengan ekspresi acuh tak acuh bercampur lelah. "Caroline, aku sudah kembali." "Kamu mau apa lagi?"
18.9K viewsCompletedAdded to Library 490 Times as aku pun
Read
+Library
Aku Jual Diri karena Ibuku

Aku Jual Diri karena Ibuku

Kutudollar
Tentang seorang gadis miskin yang lugu. Menjalani hidup sengsara oleh perlakuan orang tuanya sendiri. Hingga membuatnya hancur dan berakhir pada dunia malam. Nyatanya dia justru tahu tentang segala hal tentang lingkaran dunia malam. Termasuk orang-orang sakti yang dia kenal.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as aku pun
Read
+Library
Karena Ganti Kunci, Aku Menceraikannya

Karena Ganti Kunci, Aku Menceraikannya

Istriku selalu tidak suka membawa kunci. Namun kali ini, dia mengganti kunci pintu rumah dari kunci sandi menjadi kunci model lama yang harus diputar dengan anak kunci. Bahkan saat mandi pun dia akan mengunci pintu rumah. Setiap kali aku pulang, aku harus meneleponnya dulu, setelah dia membukakan, barulah aku bisa masuk. Aku tidak bisa menerima penghinaan seperti ini. Di acara kumpul keluarga, aku pun mengeluarkan surat perjanjian cerai. Semua orang mengira aku hanya mabuk dan sedang bercanda. Istriku menampar wajahku dengan keras, lalu menatapku dengan penuh amarah. "Cuma menelepon dulu saja, susah sekali? Bukankah dulu kamu berjanji akan menghormatiku seumur hidup!" Aku menatapnya dengan dingin, lalu tersenyum sinis. "Kalau sudah bercerai dan aku langsung nggak pulang lagi, bukankah itu justru lebih menghormatimu?"
2.7K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as aku pun
Read
+Library
Penyesalan Ibu setelah Aku Mati

Penyesalan Ibu setelah Aku Mati

Saat aku disiksa sampai mati, ibuku sedang menenangkan adikku yang cemas karena akan menghadapi ujian bedah anatomi. Di rumah sebelah, psikopat itu membiarkan darahku mengalir sambil menelepon ibuku dengan ponselku. “Ibu, aku sakit banget. Tolong aku,” mohonku sambil menangis dengan putus asa. Namun, balasan yang kudapatkan hanyalah makian. “Kakakmu sangat licik, juga suka bohong. Nggak usah dipedulikan.” Tiga hari kemudian, rumah tetangga kami menjadi lokasi pembunuhan yang sadis. Sebagai ahli forensik, ibuku pun dipanggil polisi untuk melakukan autopsi pada seonggok mayat gadis tak berkepala. Namun, dia tidak tahu bahwa mayat yang berbaring di meja autopsi adalah putri yang paling dibencinya.
2.4K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as aku pun
Read
+Library
PREV
1
...
3536373839
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status