Bisikan Tengah Malam
Dena tertegun sesaat, sebelum bergegas memasuki rumah.
"Ibu, kenapa ada banyak orang di rumah kita?" tiba-tiba Aurora menatap Dena.
"Banyak?"
Aurora mengangguk,"Ada banyak anak kecil menari di halaman belakang, bu. Berisik banget. Mereka menari topeng."
"Kapan kamu lihat?"
"Setiap malam sebetulnya, dari jendela kaca kamar."
"Ya, Allah!"
Dena lalu bangkit dan berjongkok di depan kedua anaknya. "Ingat Oya, juga Ciyo. Kalau tidur, jangan pernah melihat ke jendela lagi. Tutup tirai, lalu tidur."