Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dinikahi untuk diduakan

Dinikahi untuk diduakan

“Iya Ma, yang tadi tuh Utari, gak tau tuh kenapa dia marah-marah, udah biarin aja Mah,” jawabku dengan tenang kepada mama dan ibu mertuaku. “Ih dasar bisa-bisa nya dia yang marah-marah, mana sini biar mama telepon,” kata mama ku dengan nada emosi
105.5K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as aku sudah tak marah walau masih teringat
Read
+Library
ISTRI vs MANTAN

ISTRI vs MANTAN

Pesan kedua masuk. [Sakitnya sampai ke jantung mendapat ketidak percayaan dari orang yang paling disayangi]. Ah, kenapa aku tak mampu konsisten ketika marah padanya? Tak boleh lemah! Gambar dari tak bernama itu masih basah di ingatan. Hanya karena kata seperti itu, aku langsung melupakannya begitu saja? Tidak, sifat bucinku masih mampu membuatku berfikir waras.
6.4K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as aku sudah tak marah walau masih teringat
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

“Sudahlah, Syakia. Kelak, jangan ganggu kami lagi karena masalah sepele seperti ini, apalagi berharap kami akan membelamu.” “Cepat pergi! Kalau sampai kami melihatmu menindas Ayu lagi, jangan salahkan aku langsung menghajarmu!” Setelah dipikir-pikir sekarang, semua itu jelas-jelas sudah berlalu begitu lama. Namun, ucapan-ucapan itu malah masih diingat Syakia dengan jelas, bagaikan ingatan yang masih baru. Syakia menatap Kahar yang terlihat marah di depannya dengan tenang.
9.3257.0K viewsCompletedAdded to Library 10.3K Times as aku sudah tak marah walau masih teringat
Show Reviews (46)
Read
+Library
Rini Hamid
beberapa kali baca novel diaplikasi ini, novelnya bagus, alurnya menarik, tp yg bikin bosan dan malas, terlalu panjang bab nya sampai ratusan bahkan ribuan, akhirnya.. malas sendiri dan memilih TDK melanjutkan membaca, sebagus dan semanarik apapun pasti bosan.......... semoga novel ini tdk demikian
Tetty Mulyowati
semoga cerita. ini tdk melulu tentang wanita yg tertindas,dianiaya dibuly,selalu jd korban pelecehan dan penganiyaan....sedih saya wanita yg ingin membaca dan mendengar wanita yg bahagia aman,nyaman,dan disayangi...apa trend nya begini cerita2 sekarang....
Read All Reviews
Pewaris Keluarga Terkaya: Ditolak di Malam Pernikahan

Pewaris Keluarga Terkaya: Ditolak di Malam Pernikahan

“Iya aku ngerti... tapi, sekarang kamu udah nggak marah lagi kan, Sausan?” “Marah? Siapa yang marah?” “Ya baguslah, aku pikir kamu marah tadi.” “Emangnya kenapa kalau aku marah?” “Kalau kamu marah hilang cantiknya... hehehe...” “Ah, dasar gombal...”
2.1K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as aku sudah tak marah walau masih teringat
Read
+Library
CEO Tampan itu Suamiku

CEO Tampan itu Suamiku

Dia memegang perutku. Dasar laki-laki aneh. Sepertinya dia sudah lupa kalau aku masih marah kepadanya. Ya, walaupun kenyataan kalau aku bersedia kembali ke rumah ini. Aku masih sedikit kesal mendengar penjelasan yang dia berikan kemarin sore. Namun, aku ingin berusaha bersikap lebih dewasa.
1020.1K viewsCompletedAdded to Library 744 Times as aku sudah tak marah walau masih teringat
Read
+Library
Ketika Mertua Ikut Campur

Ketika Mertua Ikut Campur

“Dek, maafkan aku ya? Aku sama sekali nggak bisa mengingatnya. Kamu jangan marah ya sama aku. Kalau aku nggak mungkin bisa marah sama kamu, Dek. Perasaanku masih tetap sama. Nggak mungkin akan pernah berubah.”
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 407 Times as aku sudah tak marah walau masih teringat
Show Reviews (31)
Read
+Library
Eneng Susanti
drama rumah tangga memang selalu bikin gemes sih ... bisa mengaduk-aduk emosi. Apalagi ini tuh penulisannya rapi dan enak dibaca. semangat, kakak thor. Mampir ke cerita aku yuk, walaupun beda gendre tapi sama-sama romance lah ya. judulnya Khair dan Khaira. searching aja ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

“Oh, jadi sekarang kamu nggak mau ke sini lagi? Nggak mau ketemu aku, gitu?” Mendengarku marah, ia malah tertawa kecil. “Alhamdulillah kamu sudah nggak marah lagi.” Aku melotot. “Nggak marah gimana? Nggak ngerasa ya, aku lagi marah sama kamu. SANGAT MARAH!”
10261.2K viewsCompletedAdded to Library 8.4K Times as aku sudah tak marah walau masih teringat
Read
+Library
Love You Mr. Arrogant

Love You Mr. Arrogant

Bahkan mereka tidak terlihat sedang bertengkar. "Tidak mungkin, kamu tidak akan bisa marah padaku." "Kata siapa? Aku marah padamu sekarang. Aku tidak mau meladenimu lagi, sebelum aku memaafkanmu. Memangnya cuma kamu saja, yang bisa marah padaku?" "Tentu saja. Hanya aku yang bisa marah padamu."
1067.9K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as aku sudah tak marah walau masih teringat
Read
+Library
Gairah Terlarang: Menjadi Boneka Pemuas sang Presdir

Gairah Terlarang: Menjadi Boneka Pemuas sang Presdir

“Itu ... sungguh memalukan.” Sejenak, tidak ada yang berbicara. Reval menghela napas panjang dan mengalihkan pandangannya. “Tidak ada yang perlu dimaafkan. Itu bukan kemauanmu sendiri.” Nada suaranya datar, nyaris tak berintonasi, namun ada kemarahan yang membara di dalamnya. Terpendam dan terbungkus rapi. Ia mengambil kursinya perlahan dan duduk dengan tenang, seolah menakar setiap gerakan agar tetap terkendali.
1037.4K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as aku sudah tak marah walau masih teringat
Read
+Library
Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Ia menunduk dan kelihatan berusaha mengendalikan amarah. “Nara.” Nara mengembuskan napas sangat panjang. Ia bisa menguasai dirinya lagi. “Aku marah. Aku sangat marah. Aku gak bisa memaafkannya,” ungkapnya dengan bibir yang bergetar. “Sudah. Hentikan! Kita lupakan saja ini, oke? Ayo kita pulang!”
103.6K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as aku sudah tak marah walau masih teringat
Read
+Library
PREV
123456
...
10

Frequently Asked Questions

Ada sesuatu yang sangat manusiawi dalam kalimat ini. Rasanya seperti melihat seseorang yang sudah melewati badai emosi, tapi bekasnya masih tertinggal. Bukan lagi tentang kemarahan, melainkan tentang bagaimana kenangan itu tetap hidup tanpa membebani. Ini mengingatkanku pada karakter Shoya di 'A Silent Voice'—dia tidak lagi marah pada masa lalunya, tapi ingatan itu tetap ada sebagai bagian dari pertumbuhannya.

Justru karena tidak marah lagi, kita bisa melihat betapa kuatnya proses penerimaan diri. Kalimat ini seperti bisikan halus: 'Aku sudah cukup dewasa untuk memahami, tapi tidak akan pernah benar-benar melupakan.' Itu bukan kelemahan, melainkan bukti bahwa kita belajar berdamai tanpa harus memaksakan diri untuk menghapus.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status