Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami
Gatra menjawab semua tudingan panjang Tania dengan satu gelengan kepala penuh rasa kecewa.
“Aku nggak gitu, Ta. Kalau pun aku melakukannya, aku akan cari yang sesuai dengan seleraku. Bukannya aku sombong, tapi aku pemilih, seleraku tinggi.”
Tania tersenyum asimetris sambil melipat tangan di dada. “Anggap aja kamu sedang khilaf. Sekarang pergi. Kita nggak ada hubungan apa-apa lagi. Kita nggak pernah bercinta, kita nggak punya anak, kita juga nggak punya kenangan indah, jadi apa lagi yang harus dipertahankan?”