Bicara
jawabnya cepat, lalu segera melanjutkan, "E-eh, maksud Misell, nggak usah. Biar Mama temenin Papa aja. Misell nggak apa-apa kok sendiri."
Karena sekarang aku harus mampu sendirian. Termasuk tanpa Bian.
Dahi Wulan mengernyit. Ia paham, Misell selalu ketakutan jika di tempat baru yang terasa asing baginya. Namun, kali ini anak gadisnya menolak untuk diantar.
"Misell ... kamu yakin?" tanya Wulan dengan ragu.
Misell terdiam sejenak, dan berkata, "Yakin banget, Ma. Misell akan bertahun-tahun hidup di negara orang. Jadi, harus mandiri dan nggak boleh bergantung sama Mama dan Papa."
ตอนยอดนิยม