Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Seorang Ipar

Hasrat Seorang Ipar

kataku kala kami selesai salat dan mengemasi sajadah masing-masing. “Apa, Yu?” tanya lelaki yang tengah melepaskan peci hitamnya tersebut. “Tadi, saat salat aku Cuma baca Alfatihah dan Qulhu saja. Itu terus setiap rakaatnya. Selebihnya aku diam karena aku tidak ingat sama bacaannya. Jadi, Tuhan menerima ibadahku tidak?” Kutatap Arifin dengan penuh keseriusan, berharap lelaki itu tak tertawa mendengarkan pertanyaan bodoh ini.
1030.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 823 kali sebagai al fatihah untuk diri sendiri
Baca
+Pustaka
KEMBALILAH SUAMIKU

KEMBALILAH SUAMIKU

“Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.” Aku bersyukur kepadamu Rabb, aku bersyukur masih bisa membuka mata, semoga pagi ini aku mampu menjalankan kewajiban dengan baik, dijaga sifat baik dan dijauhkan dari sifat tercela. Kulafazkan alfatihah untuk rohaniku dan kedua putraku, hadiah pagi hari. “Sayang, ayo bangun Sayang.” Kuguncang pelan tubuh mungil Zakir dan Zafar, selepas subuh mereka kembali tertidur.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai al fatihah untuk diri sendiri
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Sopir Bapak

Terpaksa Menikahi Sopir Bapak

Fatih mengedipkan sebelah mata. Selesai akad, kami semua berdiri. Setelah aku terpaksa harus mencium tangannya, tangan kanan Fatih menyentuh kepalaku setelah mengecup dahiku lalu dia mulai melafadzkan doa. "Allahumma inni as 'aluka khairaha, wa khaira ma jabaltaha 'alaih, wa 'audzubika min syariha wa syarrima jabaltaha 'alaih" Tubuhku mendadak kaku saat Fatih membacakan doa tepat di atas ubun-ubunku. Entah kenapa, aku merasakan atmosfer di sekelilingku yang tiba-tiba tampak berbeda.
1062.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai al fatihah untuk diri sendiri
Baca
+Pustaka
Menikah Tanpa Cinta

Menikah Tanpa Cinta

Seperti biasa, usai salat aku memanjatkan segala doa untuk Bapak dan Ibu dan mengakhirinya dengan membaca surah Al-fatihah untuk menghadiahi diriku sendiri. Jam yang menempel di dinding sudah menunjukkan pukul enam pagi. Aku segera menyudahi ritual panjangku menghadap Sang Khalik. Setelah itu merapikan mukena dan menyimpannya di atas nakas kecil yang ada di samping ranjang, kemudian ke luar kamar. Sepi, mungkin Mas Riko belum bangun atau malah tidak pulang, aku tak ingin ambil pusing.
819 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai al fatihah untuk diri sendiri
Baca
+Pustaka
Diblokir Tetangga

Diblokir Tetangga

tanya Abah Yai lagi. Fatih tersenyum tipis seraya menggeleng pelan. "Ndak mikir apa-apa, Bah. Inshaa Allah Fatih sudah siap." "Alhamdulillah." *** Mendengarkan dengan seksama. Menghayati setiap ucapan yang didengarnya. Dengan satu kali hentakan tangan dan genggaman yang sangat erat. Fatih berucap lantang. "Qabiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkur wa radhiitu bihi, wallahu waliyu taufiq."
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai al fatihah untuk diri sendiri
Baca
+Pustaka
JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

Mereka membaca secara berurutan Surat al-Fatihah, Ayat Kursi, Surat al-Ikhlas, Surat al-Falaq, dan Surat an-Naas. “Bismillah ... bismillah ... bismillah ... A’uudzu bi ‘izzatillahi w* qudratihi min syarri maa ajidu w* uhaadziru.” [Dengan menyebut nama Allah 3x ... Aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya, dari kejelekan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan.]
1074.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai al fatihah untuk diri sendiri
Baca
+Pustaka
JERAT CINTA RENTENIR MUDA

JERAT CINTA RENTENIR MUDA

Ayu menunduk, mengikuti gerakan sang imam. Ketika Bahtiar mulai membaca Al-Fatihah, suaranya terdengar lembut dan menenangkan. Bacaannya disambung dengan surat Al Ikhlas. Bukan langgam yang amat mendayu-dayu, tapi terdengar indah di telinga Ayu. Ia terisak pelan di antara takbir. Air matanya menetes membasahi sajadah. Hatinya penuh oleh rasa syukur yang menyesakkan.
976 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai al fatihah untuk diri sendiri
Baca
+Pustaka
CALON MERTUAKU

CALON MERTUAKU

Urusanku bukan urusan orang. Jujur aku tidak tahu harus membaca doa apa. Jadi aku kirimkan Al Fatihah saja untuk calon suamiku. Semoga Bang Angga tenang di dalam sana. Untukku sendiri, entah bagaimana menjalani hidup nanti. Sudah tidak perawan, iya benar sekali. Sedang tidak ingin juga menjalin kasih dengan yang lain. Terbiasa dengan Bang Angga, ah, rasanya sulit untuk dijelaskan.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai al fatihah untuk diri sendiri
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Mau tanya ini tadi yang berkaitan dengan temanya nanti soal sholat," "Kalau tidak hapal Al-Fatihah dan At-Tahiyat akhir ketika sholat, harus baca apa?" tanya Ciara. "Emang nggak bisa beneran atau tidak bisa sebab jauh dari peradaban?" tanyanya. "Misalnya sampun sepuh, Oc," jawab Ciara. "Meskipun sudah tua kalau beliau sebelumnya bisa, maka tetap wajib ... kalau tidak bisa mengucapkan nggih dibatin tidak apa-apa," jawab Haidar.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai al fatihah untuk diri sendiri
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
Bismillahmu Bukan Untuk Aku

Bismillahmu Bukan Untuk Aku

Santi berucap dengan santai. Nisa tersenyum lagi, ungkapan-ungkapan Santi yang terlampau santai sedikit mengobati pelik di hatinya sore itu. Sekelebat terlintas bayangan Ardan yang sedang tersenyum, mengajar, dan mengambil air wudhu dalam kepala Nisa, seperti kaset rusak yang terus terputar ulang. Ingatan acak itu membuat Nisa berucap istighfar dalam hati. Jangan sampai ucapan Ridha tadi menjelma menjadi doa dan maujud dalam hidupnya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai al fatihah untuk diri sendiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status