Rahim untuk Anakku
Lady memang bukan wanita yang agamis, tapi dia tetap percaya pada Tuhan, dan karma itu ada.
Kalau jahat, sekalian jahat. Jangan nanggung. Bullshit dengan semuanya. Sekarang yang penting semua berjalan sesuai rencana. Gue harus punya anak! Masalah lain, dipikirin sambil jalan.
Akhirnya Lady sudah memantapkan diri, seratus persen tanpa keraguan sama sekali. Dia segera mengirimkan alamat apartemen yang baru dibelinya pada Broto.