Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kamar 2A

Kamar 2A

Suaranya menenangkan… sampai perlahan berubah menjadi gema samar, seperti seseorang berjalan pelan di atas atap. Rara mengangkat kepala. Langkah-langkah itu… terlalu pelan untuk manusia. Terlalu teratur. Terdengar mengitari atap kamar 2A, mondar-mandir seperti makhluk yang sedang mencari celah. “Nggak… nggak mungkin ada orang di atas,” bisiknya pada diri sendiri. Ia mematikan lampu, memaksakan diri berbaring. Selimut ditarik sampai dada. Ponsel di genggaman tangan kanan.
478 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as alaia 2
Read
+Library
Noda di Balik Cadar Aluna

Noda di Balik Cadar Aluna

Umar takut jika tindakannya kali ini bukanlah hal yang benar jika ia menjadikan Raflesia hanya sekedar pelarian dan pelampiasannya saja. Di Mall Mira mengajak Aluna pergi ke toko boneka dan melihat-lihat boneka cantik. Aluna melihat ke arah boneka sapi berwarna biru dah biru muda, ia baru kali ini melihat boneka sapi berwarna biru. "Hai, lihat ini!" ucap Aluna sambil memperlihatkan boneka sapi yang berwarna biru. "Wah, gemoy sekali." "Bukan kah Cintya suka warna biru? Ini cute banget."
104.0K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as alaia 2
Read
+Library
 TIBA-TIBA DIMADU season 2

TIBA-TIBA DIMADU season 2

Bunda makin penasaran rupanya. "Seorang wanita bernama Aira membawa dua orang anak, Rafi dan Naura, mereka masih kecil dan mereka mengaku sebagai istri dan anak Mas Tama. Wanita itu sangat sedih dan murka Bunda." "Sungguhkah, kenapa kamu tidak bertanya langsung pada Tama?" "Mas lagi kerja Bun, aku benar benar tidak tahu harus bicara seperti apa lagi. Aku malu terlebih ketika melihat kebingungan dan keterkejutan kedua anaknya, mereka tidak bersalah."
105.9K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as alaia 2
Read
+Library
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Part20 Usai makan siang, aku dan mas Alif bersantai-santai di depan etalase toko yang terisi smartphone, dengan harga yang bervariasi, milik mas Alif. "Dek, tuh Aisya ...." Mas Alif sambil menunjuk dengan bibirnya, ke arah Aisya yang terlihat berlari kecil dengan mengenakan gamis berwarna maroon serta kerudung warna senada. Ia terlihat begitu panik menuju ke arah toko kami.
1099.8K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as alaia 2
Read
+Library
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Tanpa membuang kesempatan lagi, Ocin langsung menyerang Bintang saat dia sedang lengah. Ocin layangkan tinju kanannya ke dagu Bintang. Bintang yang terlalu tinggi untuk Ocin membuatnya tidak bisa mengincar muka secara langsung . Namun sayang, gerakan Ocin terlalu lambat dan Bintang segera menyadarinya. Pukulan Ocin dapat dipatahkan dengan mudah oleh Bintang. Bintang memegang tangan kanan Ocin dengan tangan kirinya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as alaia 2
Read
+Library
Terpaksa Menikah dengan Tuan Dirga

Terpaksa Menikah dengan Tuan Dirga

Berada di sisi Dirga saat ini adalah pilihan yang tepat. "Aku pilih yang ini." tunjuk Alia. Sebuah Vila dengan gaya eropa sederhana dengan pemandangan danau pribadi serta taman bunga yang juga dikelilingi oleh pepohonan yang rindang. "Baiklah." ucap Dirga sambil mengeluarkan kartu Atmnya. "Maaf, kak. Ini berapa harganya? tanya Alia pada sales yang menemani mereka. "Yang ini 69 Miliar, Nyonya."
101.3K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as alaia 2
Read
+Library
AFRAID

AFRAID

ucap Alina. ***** To be continue.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as alaia 2
Read
+Library
Hidden Marriage (Suamiku Dosen Killer)

Hidden Marriage (Suamiku Dosen Killer)

jawab Reyvan cuek. Satria buru-buru mengeluarkan kembali ponselnya. Ia membaca deretan huruf yang bertuliskan alamat tempat tinggal Alia yang tadi ia dapat dari mamih Alia sendiri. “Ini apartemen Gardenia lantai 10 nomor 17 ‘kan, Pak?” tanya Satria sambil membacakan alamat yang sudah tersimpan di ponselnya—memastikan agar tidak salah alamat.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 220 Times as alaia 2
Read
+Library
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

batin Alicia yang mulai kesal. #PerumahanBejo23TheSeries #NezhaHauw
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 394 Times as alaia 2
Read
+Library
Liara

Liara

"Aku juga tidak naik. Kenapa aku lupa soal ketinggian?" Cukup kecewa karena tak berani menaiki bianglala, Liara mengalihkan tatap ke arah wahana lain tak jauh dari sana. Satu permainan menjadi fokus. Tidak berada di ketinggian. Ada lampu warna-warni juga. Liara mengubah ekspresi masam di wajah menjadi senyum kecil. "Berikan saja tiketku pada orang lain. Kau naik saja, Hagan. Aku dan Biru akan ke permainan lain." Liara menarik tangan Biru, setengah berlari menuju wahana yang diincar.
9.534.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as alaia 2
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status