Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta dalam Pelarian

Cinta dalam Pelarian

Sama sekali tak menyangka akan menerima ajakan seperti ini dari Julio. “Akan kuberi tahu nanti. Ayo,” katanya sambil bangkit berdiri dan berjalan keluar. *** Ternyata mereka masuk ke sebuah toko sepatu di mall. “Pilihlah yang kau suka,” kata Julio. “Tapi ada satu syaratnya. Harus flat shoes.” Alana merasa tersentuh. “Apa ini? Kau mau membelikan aku sepatu?” Julio mengangguk. “Aku tidak tahan melihatmu memakai itu.” Dia menunjuk stiletto Alana.
10922 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai alas dalam sepatu
Baca
+Pustaka
Alam dan Kita

Alam dan Kita

Kami larut dalam hidangan yang tersaji dihadapan kami. Beberapa waktu kemudian, mucul anak kecil atau mungkin remaja dengan pakaian lusuh yang menjinjing tas bawaannya. Dia menawarkan sol sepatu, kepada orang-orang yang ada didalam rumah makan itu. dengan banyak berharap ada yang mau menjahit sepatu atau sendal. “Kak! Sol sepatunya, kak.” Ia menawarkan jasanya sambil menyodorkan tas sol yang ia bawa.
9.73.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai alas dalam sepatu
Baca
+Pustaka
Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa

Pemuda itu benar-benar harus fokus dengan pekerjaannya sebelum belati tajam memisahkan jari dan telapak tangan. “Sebut saja sepatu. Untukmu.” Airlangga menyerahkan sebelah sepatu yang sudah jadi. Sebut saja javanese mocassin. Sebuah sepatu dari kulit kelinci. Menyisakan bagian lembut di bagian dalam. Ells langsung memasang sepatu barunya. “Angga! Nyaman sekali. Lembut.” Dia berdiri dan berjalan berputar di rumah pohon sempit itu. Mencoba sepatu barunya. Sebelah sepatu.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai alas dalam sepatu
Baca
+Pustaka
Suami Mutualisme

Suami Mutualisme

ujar Yoona. "Gimana kalau yang ini?" Alandar menunjukkan sebuah sepatu yang sama tingginya namun memiliki pita yang cukup besar di bagian depan dan sedikit taburan mutiara di atasnya. "Itu bagus, gue gak suka permatanya dan haknya terlalu tinggi," ucap Yoona mulai terlihat frustasi dengan semua sepatu yang ada di hadapannya. "Bisa gak sih gue cuma pek sepatu kets?"
1015.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai alas dalam sepatu
Baca
+Pustaka
Atlet Sekolah Menyebalkan Jadi Suamiku

Atlet Sekolah Menyebalkan Jadi Suamiku

"Oh iya, sederhana banget. Cuma kurang karpet emas sama patung diri lo di tengah ruang tamu." Arion menoleh dan menyeringai. "Gue bisa pesen, kalau lo mau." Alina hanya memutar mata, lalu menghentikan langkah di depan pintu. Dia mengangkat kakinya, memeriksa bagian bawah sepatunya. Arion mengernyit. "Ada apa?" Alina menurunkan satu kaki, lalu mengangkat yang lain untuk mengecek. "Mungkin gue harus lepas sepatu. Bisa aja tadi gue nginjek lumpur."
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai alas dalam sepatu
Baca
+Pustaka
Jodoh Tenggat Waktu

Jodoh Tenggat Waktu

Kalis ikut berjongkok membantu lelaki asing tadi mengambilkan sepatu Aluna. Syukurlah Kalis bisa mendapatkannya dengan mudah. Mereka kembali melanjutkan langkah. Pukul setengah 5, Aluna meminta berhenti. Kakinya sakit. Dia membuka sepatu dan melepas kaos kaki. Betapa terkejutnya Kalis sebab kaki Aluna begitu banyak goresan. Titik-titik ungu tersebar dimana-mana.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai alas dalam sepatu
Baca
+Pustaka
Istri Yang Diremehkan Ternyata Miliarder

Istri Yang Diremehkan Ternyata Miliarder

katanya dengan tatapan dingin, ia membenci sikap Alice kali ini, menyembunyikan fakta yang sebenarnya harus segera diketahui. Mengusap wajah kasar, Leo mendudukkan dirinya. Menatap semua berkas yang berada di atas meja. “Ayo bekerja lagi, Leo!” _______ Sepasang sepatu melangkah seirama melewati lautan manusia. Alisa sampai mendesah karena merasa riasannya hampir rusak. halaman luas dengan banyak tamu. “Kak, aku lelah, tidak bisakah kakak berjalan sedikit lambat?”
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai alas dalam sepatu
Baca
+Pustaka
PLAYER

PLAYER

Ervin: Sepuluh menit Ervin: Atau aku delete proposalmu dari emailku “Damn you, Vin!” Arla mengganti sepatu high heels-nya yang berukuran sembilan centi dengan yang berukuran lima centi namun memiliki ujung yang lebih lancip. “Help me, please. Lo harus bisa diajak lari sekencang-kencangnya atau membuat keningnya berdarah, ok?” Terlihat seperti orang gila karena baru saja Arla meminta tolong pada sepatunya. Setidaknya sepatu itu bisa menjadi senjatanya kalau Ervin ingin melakukan hal yang macam-macam kepadanya.
1038.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai alas dalam sepatu
Baca
+Pustaka
Istri Warisan CEO

Istri Warisan CEO

Kemudian duduk untuk memakai sepatunya. Ada rasa sakit di hati Alca ketika mengetahui jika semua ditemani oleh para suami, sedangkan Ale tidak. Ale berusaha mengangkat kakinya. Meletakkan di pahanya. Karena tidak bisa mengikat sepatu dengan perut buncitnya, dia memilih mengangkat kakinya.
1060.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai alas dalam sepatu
Baca
+Pustaka
Lelaki Yang Kau Pamerkan Itu Suamiku

Lelaki Yang Kau Pamerkan Itu Suamiku

“Sayang … kamu malah gitu sih? Lepas sepatu kamu, aku yang pake.” Aslan mengernyit, “terus kamu mau aku pakai ini?” Ia mengangkat tinggi-tinggi high heels merah itu. Bunga cekikikan, “kalau kamu mau.” Aslan melepaskan sepatunya agar Bunga bisa memakai meskipun memang kebesaran tapi daripada tidak memakai alas kaki seperti Aslan, lelaki itu hanya memakai kaos kaki saja. Tapi nampak tak peduli karena yang terpenting istrinya nyaman.
1027.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai alas dalam sepatu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status