Sekretaris Kumal Idaman Presdir
"Dara, nomor kamu sudah ganti, ya? Kok aku telepon nggak bisa?"
Wanita itu masih betah diam. Lagi pula apa pentingnya menanggapi Rangga?
"Tolong jawab pertanyaanku, Dara. Aku butuh nomor telepon kamu, aku hanya mau menyambung silaturahmi. Siapa tahu kamu butuh teman curhat, seperti saat kita masih bersama dulu. Mau bagaimanapun aku yang paling tahu tentang kamu, jadi aku adalah orang yang tepat untuk kamu berkeluh kesah." Rangga menarik napas panjang, berusaha bersabar menghadapi keangkuhan Aldara. "Sekarang aku minta nomor teleponmu, Ra. Aku akan menghubungimu nanti."
Hot Chapters