Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Asmara Ghina

Asmara Ghina

pekik Ghina. "Dasar Andi!"
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai alma gemela
Baca
+Pustaka
apa elo soulmate gw

apa elo soulmate gw

Ucapnya dengan santai Perempuan itu mengulurkan tangannya padaku “Asti, aku sudah dengar banyak tentangmu dari mas Helmi”, katanya sambil tersenyum. “Oh ya?”, kataku basa-basi “Aku sengaja ingin ketemu kamu di sini, karena kebetulan calon istriku ini mengelola restaurant pinggir pantai Ancol ini. Jadi tak ada salahnya kamu cicipi makanan di sini”. Katanya sambil senyum simpul, tangan Helmi sambil membelai lembut rambut calon istrinya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai alma gemela
Baca
+Pustaka
Vila Melati

Vila Melati

ucapnya sambil mengelap ingus memakai sarbet yang tersampir di pundak. "Ini lima gelang, sepuluh kalung dan dua cincin. Total beratnya dua ratus sepuluh gram." "Harga satu gram berapa, Nce?" tanyaku. "Lima ratus rebo satu gram. Dikali 210 gram, jadinya seratus lima juta rupiah." "Oke, Nce. Setuju kita."
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai alma gemela
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Sedang kita mengetahui, kehancuranlah akhir dari cerita mereka. Aku percaya, bumi tanpa mentari hanyalah kegelapan dalam ruang nyata. Meraba tanpa arah, melihat tanpa kejelasan, teka-teki tiada jawaban. Diantara banyaknya manusia dibumi ini, kenapa aku dipertemukan dengan kamu? Izinkan aku mengenalmu lebih dalam, walau aku tak yakin dengan rasa ini ~Alisya Cantara
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai alma gemela
Baca
+Pustaka
Elena

Elena

Wajahnya yang putih dengan alis tebal, pesona bibir yang merona alami dan badan proporsional yang langsing namun berisi bak gitar spanyol. Hana perempuan belia yang masih duduk di kelas XII SMA. Rambutnya panjang,hitam legam ,seperti belum tersentuh bahan kimia salon kekinian.Alis matanya pun tebal alami tanpa sulam alis,kulitnya kuning langsat dan bersinar. Wajah Hana yang lembut itu selalu terngiang dalam ingatan. Handi mengecek hapenya. Rasanya tak tahan untuk segera menghubunginya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai alma gemela
Baca
+Pustaka
LANGIT KABUT CAMELIA

LANGIT KABUT CAMELIA

Rambutnya yang tergerai mengibaskan angin – selimut kabut disapunya perlahan seperti membuka tabir asap dengan mengusir setiap partikel lembutnya. Pelan-pelan, bergaris warna jingga di tubuhnya dan sekembang rok merah yang berlapis kain hitam transparan membuat kabut tak sanggup mengurung pancarannya. Sebuah syal coklat melingkar di lehernya. Kabut tebal hanya tersisa tipis tak berarti, namun masih saja mencoba menahan langkahnya. Sia-saia saja. Ia adalah angin bertangan lembut yang membuat kabut tak sanggup menahan keberadannya. Ia yang selama ini kucari, namun seperti lenyap kulupakan di dalam selimut kabut. Ia yang kini justru menemukanku, Camelia dan selimut angin yang mengusir kurungan
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai alma gemela
Baca
+Pustaka
About Me Alshameyzea

About Me Alshameyzea

"Apa kamu inget ciri-ciri orang itu?" Aku terdiam lagi, mencoba mengingat lebih jelas. Bayangan motor itu masih kabur, tapi ada satu detail yang jelas tertanam dalam ingatanku. "Orang itu... sepertinya seumuran kita. Masih sekolah. Dan dia pakai jas almamater. Warnanya maroon." Mendengar itu, Aline langsung menyela dengan nada tak percaya. "Almet maroon? Bukannya itu almetnya SMAN Nusantara ya? Cuma sekolah itu yang pakai almet warna itu di kota ini."
9.62.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai alma gemela
Baca
+Pustaka
GEMA JATI

GEMA JATI

Mereka menoleh ke kaca, mengamati sosok yang bergeming di halaman vila. Sosok itu tetap diam. Jiwa memandang ke bawah, mencari bayangan sang sosok. Dia lega saat akhirnya dia menemukan sosok itu memiliki bayangan. Ayah Jati mengamati bagian lain. Mata Jati adalah targetnya. Dia hanya menatap sebentar, lalu bicara dengan yakin, bibirnya gemetar. “Dia anakku, Gin. Dia Gema Jati anakku!”
331 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai alma gemela
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN DUSTA

PERNIKAHAN DUSTA

ucapku sambil meletakkan beberapa paperbag di atas meja ruang tamu. "Apa ini Alma? Wahh kamu jangan repot-repot. Kayak sama siapa aja." Mama mertua nampak terkekeh senang. "Enggak kok. Tadi juga cuma mampir di jalan," jelasku. "Ooh ya, Gemma dimana?" tanyaku kemudian. "Ada dikamar Al. Sebentar Mama panggilin. Gem....." Belum sempat mama mertuaku itu memanggil nama anaknya, aku sudah menyahut duluan.
817.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai alma gemela
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status