Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

Batakhu mulai berpikir keras, ia berusaha untuk terus mempertahankan nyala semangat pasukan Bayangan Singa Batakhu pun, mulai berpidato, 'Kalian semua! Ingatlah baik-baik, kita berangkat ke sini tidak membawa bekal makanan atau minuman. Kita ke sini membawa semangat juang, kita membawa senjata untuk memburu, kita membawa senjata untuk bertahan hidup. Ingatlah semuanya, menang atau mati dalam pertempuran. Kepala kita yang hilang atau kepala musuh yang hilang. Jika kita putus asa sekarang, siapa yang akan mengisahkan keberanian pasukan Bayangan Singa nantinya. Jika kita memang mati sekarang, setidaknya kita akan mati terhormat. Jika kita terus hidup, kita akan. hidup di atas ketenangan dan keb
103.0K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as amanat malin kundang
Read
+Library
Dosen Kampret itu, Suamiku!!

Dosen Kampret itu, Suamiku!!

“God! Sana sini gelut ternyata!” Ada apa dengan keluarganya?! Mengapa mereka suka sekali menarik urat. “Cut! Berhenti!!” Shafa menerobos ditengah-tengah Kamarudin dan Anya. “Lapor Mbak Anya!” seru Shafa, menghadap kakak ipar andalannya. “Telah terjadi kerusuhan bar-bar antara Ibu Miranti dengan Mas Kalingga Hasan. Jika tidak segera dihentikan, Shafa sebagai penonton hip-hip-hura menilai akan terjadi tragedi Malin Kundang versi batok kelapa!”
1096.9K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as amanat malin kundang
Read
+Library
JANGAN HINA AKU MANDUL

JANGAN HINA AKU MANDUL

Pov Arum Sehari setelah mas Tama berkunjung ke rumah waktu itu, aku coba melihat bingkisan yang dikasihnya untuk Andra waktu itu. Aku tersenyum melihat Mainan bola kristal yang bermotif langit malam di dalamnya. Sedikit aku cetek tombol untuk menyalakan suara, terdengar sound mainan itu berkata.
8.668.1K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as amanat malin kundang
Read
+Library
Akad Yang Dijanjikan

Akad Yang Dijanjikan

dia malah melontarkan pertanyaan padaku. Aku memutar bola mata malas, sepertinya dia kambuh lagi. “Tadi kamu udah mendaki tujuh gunung, menyebrangi lautan dan terbang ke angkasa,” gerutuku padanya dengan menekan suara di setiap kata, tidak lupa dengan tatapan tajam seperti singa lapar. Zidan justru tertawa melihat tingkahku yang jelas tidak menyukai pertanyaan tadi, dia sangat menjengkelkan.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as amanat malin kundang
Read
+Library
MALAM GILA DI RANJANG MERTUA

MALAM GILA DI RANJANG MERTUA

Intan berjanji dalam diam, ia akan menyayangi dan mendukung kakak tirinya itu lebih dari apa pun di dunia ini. ​"Wah, selamat Nak kamu sudah membeli mansion baru di perumahan elit? Pakailah uang itu semau yang kamu mau, tenang saja tidak akan habis. Mainlah ke rumah Papa di sini, kalau perlu bawa mertuamu itu." Pesan singkat dari Malaysia itu membuat Rama tertegun sejenak di tengah kemewahan ruang tamu barunya. Ia menatap layar ponsel dengan perasaan campur aduk.
9.9200.4K viewsCompletedAdded to Library 4.6K Times as amanat malin kundang
Show Reviews (21)
Read
+Library
Ayuwine
Hai semuanya 🤍 Makasih buat kalian yang setia baca kisah Rama ... Buat yang sudah support dan buka koin, aku bener-bener berterima kasih 🫶 Yuk terus lanjut baca dan buka koinnya ya… ceritanya bakal makin seru! Love 🤍
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Binar Kalbu

Binar Kalbu

“Kenapa ke sini? Sudah bilang lagi malas.” “Pacarnya datang bukan disambut, tetapi disemprot. Untung gue cinta sama lu,” ujar Abbian dengan ciuman yang sudah mendarat di puncak kepala. “Lu pasti sendirian di rumah, makanya gue ke sini sambil bawa telur gulung kesukaan lu. Seperti biasa, sausnya gue pisah biar telur gulungnya enggak becek.”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as amanat malin kundang
Read
+Library
Suara Hati Adik Remaja

Suara Hati Adik Remaja

"Duk ingat orangtua kamu yang biayain sekolah kamu, jangan patah semangat yah" "Aku barusan di usir pak guru karena aku ngelamun" "Lain kali jangan ngelamun, nama nya ngelamun di larang, setan bisa masuk" "Iya bule, maaf yah aku cuma malu aja" "Kamu lamunan apa emangnya?' "Gak kok bule aku ngantuk aja" "Kamu bule liat sendirian aja ke kantin akhir-akhir ini, biasanya kamu sama teman mu Mulik"
4.2K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as amanat malin kundang
Read
+Library
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Tadi kau bilang kita tamu tak diundang, berarti kita maling." "Maling kundang apa maling kandang?" sambar Ranggaslawe. "Dengar ya tetua yang terhormat," tegur Iblis Cinta. "Bukan maling kundang, tapi Malin Kundang. Makanya kalau mengembara di negeri manusia dengar informasi yang benar."
9.947.2K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as amanat malin kundang
Show Reviews (21)
Read
+Library
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Read All Reviews
TANTE MALIKA : MANISNYA DENDAM ADIK TERSAYANG

TANTE MALIKA : MANISNYA DENDAM ADIK TERSAYANG

Mungkin pulange agak sore) Seketika muncul dua tanduk di kepala Malika. “Astogfirullohaladziem. Hutang gundulmu meletus itu. Kenapa aku selalu ketemu sama orang-orang sakiiittt... edaaan. Lama-lama aku bisa ketularan edan. Ya Allah...” Tulisan Darsih masih ada kelanjutannya. (Kalo bue butuh uang kan tinggal nelpon Pak Atmo, Mbak Atmi atau Mario)
108.1K viewsOngoingAdded to Library 162 Times as amanat malin kundang
Read
+Library
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

Aku mengelus pipinya untuk kesekian kali. "Sudah kubilang jangan elus pipiku, nanti kamu akan kumangsa." Tatapannya mulai aneh. Aku paham isyarat itu. "Oh. No!" "Kamu mau dilaknat malaikat, Sayang?" "Astaghfirullah. Nggak mau lah." "Kalau begitu mari kita mencetak generasi!" Ia tampak semangat. Heran. Orang ini seperti tidak ada capeknya.
1010.7K viewsOngoingAdded to Library 311 Times as amanat malin kundang
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status