Terpaksa Jadi Pembantu Rumah Tangga
kata Abdul sambil menyodorkan sepotong Pizza kepada Alif.
Alif menyambutnya dan memakannya, teman-temannya tersenyum gembira, senyum Alif mulai mengembang, dia bahagia memiliki teman-teman yang tidak memandang statusnya, yang mereka pikirkan hanya menambah hapalan ayat, mereka tidak peduli temannya berasal darimana, karena Karim sendiri anak seorang Walikota, dia selalu berkawan akrab dengan Fuad, anak seorang tukang ojek yang masuk asrama karena beasiswa.