ISTRI SIRI TENTARA ALIM
"Mas, aku ambilin minuman, ya."
Alzam hanya mengangguk kecil. "Terima kasih." Sepertinya dia tau aku serak mendengar ucapannya, bathin Alzam.
Agna pergi ke meja minuman, langkahnya tenang. Ia melihat ke sekeliling memastikan tak ada yang memperhatikan. Perlahan, ia mengeluarkan sesuatu dari tas kecilnya-sebungkus kecil bubuk putih. Dengan cekatan, ia menuangkannya ke gelas jus yang sudah ia pilih, lalu mengaduknya pelan. Memang tak ada yang memperhatikan, termasul Alzam yang malah mengajak Dandi dan Hanum lebih menyudut.