Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Adinda

Adinda

tanya Giyo pada kedua pemuda yang ada di hadapannya. “Enggak. Kami hanya butuh jagungnya saja!” sahut Bima sinis. Druarrr!! Druarr!! Seketika pandangan semua orang tertuju pada kembang api yang tampak indah di langit malam. Andaralah pelakunya, di tengah lapangan yang gelap ia berdiri sendiri. Dengan tangan terangkat ke atas memegangi gagang kembang api yang meluncur ke udara. Pandangan matanya lurus tertuju pada, Adinda dan Giyo yang saat ini terlihat mesra. Pastilah ia tengah merasakan panasnya terbakar api cemburu.
1018.2K viewsOngoingAdded to Library 637 Times as ambis
Show Reviews (41)
Read
+Library
Adiarizki
Terima kasih banyak juga untuk Rea yang sudah berkenan mengirimkan Permatanya, hingga detik ini Autoa sendiri masih belum percaya. REA begitu solid dalam memberikan Autoa semangat untuk selalu maju, dan belajar.
Kejora Bersinar
Terima kasih sudah menghadirkan cerita yang berbeda, Toa.🙏💗💗 Kalau selama ini aku baca kisah CEO/Molioner. Orang kayalah inti nya, talernyata sama Autoa kehidupan sederhana jadi cerita yang menarik dan enak dibaca.❤❤❤🤗
Read All Reviews
Handa

Handa

Flashback off Pandangan Satria jauh keluar jendela, tampak senyuman tersungging di bibirnya yang ia sentuh dengan ibu jari tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya masih menggengam cincin pernikahan Hanin. ***
1034.6K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as ambis
Read
+Library
ANUBIS

ANUBIS

tanya anak laki-laki yang sangat mirip dengan si pemilik karet gelang. “Fenhrir, Ayah memanggilku Fen.” “Salam kenal sobat, namaku Kares dan ini saudaraku Feme.” Kares mengulumkan tangannya, mereka berjabat tangan. “Kalian sangat mirip!” tambah Fenhrir dengan sengaja. “Kami kembar, sobat!” tukas Kares dengan wajah datar. “Pesananmu siap Fen, Huja pasti sudah menunggumu,” potong Bibi Tsur.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as ambis
Read
+Library
ARTUR

ARTUR

Karena dulu aku seorang tentara maka bukan hal yang asing bagiku dalam menggunakan senjata seperti pedang ini. Aetur mengambil posisi kuda-kuda memegang pedang dengan kedua tanganya di pinggang dan berlari menerjang kearah boneka itu dengan gerakan yang sangat cepat Artur menebas ke arah leher boneka itu karena ketajaman dan tehnik yang tepat dari Artur kepala boneka itu terjatuh ke lantai dengan potongan yang sempurna. "bagus kelihatanya kau sudah terlatih menggunakan pedang, baiklah pedang itu milikmu sekarang"
102.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as ambis
Read
+Library
Dua Sisi

Dua Sisi

"Yes, I do. I'm Embun Pagi Nauljam. What can I do for you, Sir?" Embun menjawab dalam bahasa inggris yang fasih dengan aksen british yang lembut mengalun. Tiga kepala menoleh kaget. Tidak disangka gadis primitif ini bisa berbahasa inggris dengan aksen yang halus pula. Aksen British dan bukan aksen American yang kasar dan pasaran. "I am sorry for interrupt you. I am a tourist from Birmingham. I want to go around and I think I need a partner. Do you want to be my guide?"
1030.1K viewsCompletedAdded to Library 782 Times as ambis
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Operasi yang dilakukan Qin Chu dengannya sebelumnya adalah untuk pasien yang menderita kondisi ini. Itu adalah prosedur yang menuntut secara teknis, dan kesalahan sekecil apa pun dapat menyebabkan efek samping yang bertahan lama. Kasus yang kurang parah dapat mengakibatkan penurunan fungsi kognitif atau gerakan motorik yang terganggu. Kasus yang parah dapat langsung menyebabkan kelumpuhan atau membuat pasien koma. “Surga, bayi laki-lakiku yang malang. Apa yang telah saya lakukan untuk mendapatkan ini?” Yang Meirong meratap, berlutut di tanah.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as ambis
Read
+Library
Ambisi Sang Penguasa

Ambisi Sang Penguasa

“Pilih salah satu.” Senter Luis menyoroti tiga benda; pisau dapur, pemecah es, dan tongkat kasti. “Salah satu? Untuk apa?” Reiner bingung. “Pilih saja, cepat!” desak Luis. Reiner memilh asal, ia mengambil sebuah pemecah es. “Pilihan yang bagus!” Seringai Luis penuh maksud. “Ayo, ikut aku ke lantai dua.”
104.7K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as ambis
Read
+Library
Dewi Ambigu

Dewi Ambigu

Tangan Ambigu gsmetar mulai terulur mengambilnya. Sebuah keris. Iya sebuah keris berwarna coklat keemasan dengan gagang berwujud naga. “Astaga?! Apa maksud semua ini?” gumam Ambigu tidak mengerti. *BERSAMBUNG*
105.1K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as ambis
Read
+Library
Di Antara Keajaiban

Di Antara Keajaiban

Bentak Ria. “ehh.. oke baiklah, sendika dawuh ratu” ucapku sanbil menunduk dan tertawa. Ria memang terkenal paling galak di antara kami. Dia pendiam, akan tetapi sekalinya membuka mulut, tidak bisa pelan suaranya, mungkin memang sudah terlahir menjadi komandan upacara. Walaupun penampilannya yang feminim, tetapi dia adalah juara silat antar desa.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as ambis
Read
+Library
ABNORMAL

ABNORMAL

Baik Tuan kami mengerti," kata mereka secara serempak. "Baby, Papi perkenalkan, mereka adalah orang kepercayaan Papi, dia adalah hendrata bodyguard kamu, itu bi nah, yang akan membantu memasak di dapur, itu adalah Joni tukang kebun, dan itu ani anaknya bi nah yang akan membantu bersihkan rumah ini, di luar pun ada beberapa satpam, jadi kamu tidak sendirian tinggal di sini selama Papi tidak ada," ungkap Tuan Abraham kepada istri mudanya. Dan lilian pun hanya bisa mengngguk saja.
9.96.4K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as ambis
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status