Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelampiasan

Pelampiasan

Jika ada kalimat yang kurang berkenan di cerita ini mohon di maafin ajalah ya, kan manusia itu gak ada yang sempurna wkwkwk Kontak Silan bisa lewat : Fesbuk : Silvia Lanisa In-sta-gr-am : Vio.hil Cerita Zev dan Mia juga ada loh. Judulnya (The Boss wants me) SEBELUM ITU JANGAN LUPA KASIH BINTANG!! AKU MARAH NIH KALAU MASIH ADA YANG BELUM KASIH BINTANG XD XD
9.7303.3K viewsCompletedAdded to Library 12.1K Times as amid
Read
+Library
Home

Home

Sering berlari dan memanjat di situasi yang tidak tepat (Ini salah satu ciri paling penting) C. Tidak bisa bermain atau menikmati permainan di situasi yang tenang D. Tidak bisa diam E. Sering bicara berlebihan F. Sering sulit untuk antri dan menunggu giliran G. Sering menginterupsi dan memotong pembicaraan orang lain H. Susah antri atau menunggu gilirannya *sangat mempengaruhi kehidupan sosial dan akademik
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as amid
Read
+Library
Andromeda

Andromeda

Sementara tangan kanannya menahan tubuhku agar terus duduk di kursi. Komputer menyala dan Bima langsung membuka satu aplikasi game yang cukup terkenal. Selesai login dia duduk di sebelahku. "Ajak dong temen lo yang jago main," katanya menyalakan komputer yang satu lagi. Di basecamp ada sembilan unik komputer yang mendukung untuk memainkan game berat. "Yang mana?" "Ocean, yang jadi top global itu," katanya penuh harap padaku.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as amid
Read
+Library
DINAR

DINAR

tanya raccel penasaran "jadi kamu percaya denganku?" "tentu saja,!" raccel menjawab dengan cepat "iya benar, makanya aku kesini lagi apakah ada petunjuk disini, tempatku sangat indah sekarang lagi musim semi, tapi sayangnya aku tidak ada teman disana, aku sendirian" jawab dinar murung
105.8K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as amid
Read
+Library
Seadanya

Seadanya

Imbuh erika " yaudah erika kamu yang semangat nanti gajian traktir bapak ya beli cilok didepan hhha, bapak pamit dulu mau beresi aula diatas senin mau dipakai " pak mamad seraya berlalu meninggalkan erika melanjutkan pekerjaannya "okeh siiip pak, fighting pakk maaf nggak bisa bantu" Erika berteriak pada pak mamad yang sudah berjalan meninggalkan erika
102.6K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as amid
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Dia berbicara tanpa henti. Caiden berusaha berpikir dengan tenang. "Aku akan membereskan segalanya. Kau tidak perlu melakukan apa pun! Tetap diam dan itu akan sangat membantu!" Caiden menarik napas dan melanjutkan ucapannya, "Kirimkan alamat rumah sakitnya! Aku akan segera ke sana." Caiden mematikan panggilan tersebut membuat Speranza sedikit lega.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as amid
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

"Pergi dari rumahku!" "Kenapa berbeda, Sayang? Padahal tadi kamu menyuruhku menunggu di dalam, tapi kamu lama sekali. Maaf, aku sudah lancang menyusulmu." Dada Arimbi kembali bergejolak sakit, keinginannya yang sempat goyah pun bangkit. Menyeka air matanya yang keluar begitu saja, Arimbi melangkah lagi bahkan sedikit berlari. Matanya yang penuh air mata membuat pandangannya mengabur, sehingga tidak melihat sebuah truk melaju cepat. Braaaak! Semua orang menoleh, melihat tubuh Arimbi terpental jauh.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as amid
Read
+Library
SaDriS

SaDriS

Sadris pun mengajak Ilmi untuk makan bakso di pinggir jalan,saat bakso dipesan sadris pun masuk ke dalam toko untuk membeli minuman. Dan sadrispun membeli alat kontrasepsi,untuk berjaga2 takut kalau nanti ada apa? Setelah makan sadris memilih tempat menginap di salah satu aplikasi pembokingan hotel yang bernama ahdigoda... Setelah memesan kamar di aplikasi tersebut ia langsung menuju tempat itu yang letaknya tidak jauh dari tempat mereka makan... Sesampainya di hotel sadris dan Ilmi langsung menuju ke kamar mereka...
9.63.0K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as amid
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

"Siap." ----------- Aku menatap lamat apartemen wanita itu, sambil menekan bell-nya. Lima menit kemudian, Amira keluar dengan dandanan seksinya. "Ah, sayang .... aku kangen deh!" ucapnya, seraya melingkarkan kedua tangannya ke leherku. Aku tersenyum, meskipun rasanya aku mulai ilfil. "Mir, aku mau bicara serius!" kataku pelan. Dengan pandangan datar.
1024.7K viewsCompletedAdded to Library 692 Times as amid
Read
+Library
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

Amara merasa sangat bosan jadi berencana menghabiskan waktunya dengan membaca pesan-pesan yang terlihat menarik di matanya. Alisnya terangkat sebelah. Banyak yang menyebutkan nama yang tidak pernah didengarnya. “Andrew Wijaya…” Rasa-rasanya Amara familiar dengan nama itu tapi dia lupa. Amara mencoba mencari tahu. Dia melihat pemberitahuan akun kampusnya yang men-tag akunnya. Amara melihat fotonya yang di posting ulang di akun itu. ada banyak likes yang dia dapatkan. Melihat komentar dan langsung fokus dengan satu komentar teratas. Hanya cantik dengan emotikon hati. Tapi yang me-replynya tidak kalah banyak.
361 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as amid
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status