Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
NASI BERKAT

NASI BERKAT

tanya seorang ibu yang memakai jilbab merah. "Iyalah, yang praktis, gampang, dan gak ribet!" jawab Yu Jum ketus. "Jangan-jangan isi amplopnya malah sedikit, kan gak kelihatan. Nilainya justru lebih besar beras dan sembako yang kita bawa!" sindir Bude Marni.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as amplop merah
Read
+Library
Istri Yang Tersakiti

Istri Yang Tersakiti

Batin Amanda. Wanita itu kembali ke ruang tamu dengan segepok uang yang sudah tersusun rapi dalam amplop. "Ini!" Amanda melempar amplop itu dan laki-laki itu pun menangkapnya. Setelah amplop berpindah tangan, lelaki itu membuka amplop. Sepasang matanya membulat ketika melihat uang yang berpulu-puluh lembar di dalamnya seakan bola mata itu hendak keluar dari tempatnya. Dia pun menelan saliva dengan susah payah kala menghitung lembaran uang yang berwarna merah.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 236 Times as amplop merah
Read
+Library
Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Menghitung uang dalam amplop merah? Mark Lewis membuka brankas dan menuangkan semua amplop merah di dalamnya. Amplop merah segera bertebaran di tempat tidur dan menutupi seluruh tempat tidur yang super besar. Ya, ampun, banyak sekali amplop merahnya. Mata Sophia Lowry berbinar, dia belum pernah melihat begitu banyak amplop merah.
9.41.7M viewsCompletedAdded to Library 54.6K Times as amplop merah
Show Reviews (279)
Read
+Library
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Read All Reviews
Pembantuku di Atas Ranjang Suamiku

Pembantuku di Atas Ranjang Suamiku

Alina melirik benda bulat berwarna merah muda yang melingkar di pergelangan tangan kirinya, lalu mengeluarkan sebuah amplop dan disodorkannya kepadaku. "Apa ini, Lin?" Aku menatap amplop tersebut, merasa tidak enak serta malu kepadanya. "Buat tambah-tambah beli obat, Mas. Maaf aku tidak bisa kasih banyak. Lagi nabung buat beli rumah!" "Tapi, Lin. Aku tidak bisa menerima ini." "Aku tersinggung loh, Mas, kalau kamu menolaknya." Dia mengerucutkan bibir manja, membuat diri ini merasa gemas dan ingin sekali mengecup bibir ranum itu.
1066.4K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as amplop merah
Read
+Library
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Sedangkan isi dari amplop coklat, yang diberikan lebih dahulu oleh Halimah, nampak masih utuh dan belum terbuka. Dan saat dibukanya amplop coklat itu. Terlihat lagi dua ikat uang merah ratusan ribu, yang bernilai sama satu ikatannya. Jadi total pemberian Halimah padanya adalah 40 juta rupiah. 'Ahh..! Tante terlalu berlebihan memberiku', bathin Elang. Elang lalu menarik 2 juta rupiah dari salah satu ikatan uang merah itu. Lalu sisanya yang senilai 38 juta rupiah, kembali ia masukkan ke dalam amplop coklat.
9.964.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as amplop merah
Read
+Library
Pengantin Polos untuk Penguasa Kejam

Pengantin Polos untuk Penguasa Kejam

"Ya, betul. Saya Aira. Ada yang bisa saya bantu?" Pemuda itu tidak menjawab dengan kata-kata. Ia hanya mengulurkan tangan kanannya, menyerahkan sebuah amplop besar berwarna hitam pekat. Di bagian tengah amplop tersebut, terdapat segel lilin merah resmi berlogo.
9.9114.0K viewsOngoingAdded to Library 2.3K Times as amplop merah
Read
+Library
Cinta Bersalut Dusta

Cinta Bersalut Dusta

Kembali dia menyusuri kamar Mattiash, membuka laci demi laci yang ada. Pandangannya tertahan pada dua kotak perhiasan berwarna merah jambu, dia segera membukanya dan kembali dia menahan tawanya saat melihat cincin dengan mata berlian merah muda, dia membuka kembali kotak lainnya kalung emas dengan liontin huruf R dengan lambang mawar pada sudut ekornya. Wajahnya menegang saat melihat amplop berwarna merah jambu, tidak ada lagi tawa yang dapat dia tahan apalagi dia keluarkan.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 26 Times as amplop merah
Read
+Library
Dokter Jenius Milik CEO Arogan

Dokter Jenius Milik CEO Arogan

"Apakah pakaian ini cukup untukmu?" Seluruh koper diwarnai warna merah. Kemarin, Ian membelikannya pakaian seharga satu koper dan dengan pernikahan sebagai alasan, dia menambahkan berbagai warna merah ke dalam lemari pakaiannya. Semua pakaian yang disiapkannya pun berwarna merah sehingga Amber tidak tahu harus menjawab apa. Hingga pada akhirnya, Amber mengambil beberapa pakaian berwarna polos selain merah dari lemari pakaiannya, kemudian menambahkannya ke dalam koper, lalu berkata, "Oke, kelihatannya bagus sekarang."
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as amplop merah
Read
+Library
Noda Merah Malam Pertama

Noda Merah Malam Pertama

Bab 79 Perempuan tua itu segera membuka amplop. Dia terkejut setelah berhasil menarik lima lembar uang berwarna merah dari dalam amplop tersebut. "Cuma segini?!" Widya mengacungkan lembaran uang itu ke hadapan Selvi.
9.868.8K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as amplop merah
Read
+Library
Cinta Merah Muda

Cinta Merah Muda

tanya Kalan lagi. Rianza mengernyitkan dahinya, “Gue Rianza, bukan gulali.” Mendengar itu Rianza langsung paham. Rambut merah mudanya memang sekilas mirip dengan gulali, beberapa orang juga mengatakan hal yang sama. “Iya, lo Rianza yang punya rambut kayak gulali. Lo udah tahu nama gue?” Rianza mendengus, “Gue udah tahu nama lo dari awal. Kita pernah sekelas.”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as amplop merah
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status