Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Namun, kali ini bukan nampan makanan yang ia bawa, melainkan sebuah amplop berwarna merah muda. “Nona,” ucap Anna pelan sambil mendekat. “Lady Mirelle mengirimi Anda surat.” Nama itu membuat sudut bibir Chyara terangkat tipis. Ia menerima amplop itu dan menatapnya beberapa detik. Warna merah mudanya lembut, dengan segel kecil berbentuk bunga di bagian belakang. Terlihat manis, sederhana, dan sangat mirip dengan Mirelle.
1029.5K viewsCompletedAdded to Library 854 Times as amplop merah
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Ia nyaris lupa untuk mencucinya sebab ia paling sering menggunakannya. Sebelum ia bawa ke ruang belakang, ia harus mengamankan barang-barangnya terlebih dahulu. Ada beberapa lapisan di dalamnya, saku kecil hingga besar. Ia pun mengeluarkan isinya. Tak bisa dipungkiri, ia terperenyak kala melihat benda berwarna hitam dengan hiasan pita warna merah dan sebuah amplop kecil berwarna merah jambu. Spontan, lipatan dahi berbentuk akordion tampak di antara keningnya.
10147.4K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as amplop merah
Read
+Library
Sentuh Aku, Renshu!

Sentuh Aku, Renshu!

​Sebuah amplop berwarna merah darah dipakukan ke atas meja kayu menggunakan sebuah belati hitam. ​Liying berjalan mendekat. Tangannya yang sempat gemetar kini menjadi sangat stabil. Ia mencabut belati itu dan membuka amplop merah tersebut. Di dalamnya, terdapat selembar kertas dengan tulisan kaligrafi angkuh khas Istana Teratai Merah. ​Terataiku yang menyimpan duri,
103.8K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as amplop merah
Read
+Library
Di Balik Wajah Sang Miliuner

Di Balik Wajah Sang Miliuner

Valeria mengambil dan meletakkan buket itu ke meja kerjanya, tetapi ada sesuatu yang menarik perhatiannya. Ada amplop putih yang sebelumnya tidak ada di sana. Amplop tebal berstempel lambang negara dengan warna tinta merah marun yang membuat jantungnya langsung turun ke perut. Tangannya sempat berhenti beberapa sentimeter dari amplop itu. "Apa ini?"
1.7K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as amplop merah
Read
+Library
Amplop Isi Lima Ribu

Amplop Isi Lima Ribu

Pasrah. Tepuk tangan yang meriah terdengar lagi. Mau tak mau, Bu Wati harus membuka amplop berwarna coklat itu. Dulu juga memang Bu Tejo memakai amplop dengan warna dan besar yang sama, tapi bisa saja kan, kalau isinya tak serupa. Bu Wati menyobek ujung amplop sampai memanjang dan matanya membulat sempurna. Isinya segepok uang baru berwarna hijau dengan total lima juta kalau dilihat dari tulisan pengikatnya.
9.823.6K viewsCompletedAdded to Library 801 Times as amplop merah
Read
+Library
Gairah Cinta Sang Dewa Perang

Gairah Cinta Sang Dewa Perang

Semoga saja ke depannya dia tidak akan menahan diri lagi, karena itu lebih menyakitkan daripada sekedar sakit fisik,” batin Lana sedih. “Lana, kau di sini.” “Ada apa, Julian?” Lana bertanya saat Julian tiba-tiba menghampirinya. “Ini, kakakku memintaku untuk memberikan ini padamu,” pria itu memberikan sebuah amplop berwarna cokelat kayu yang di lem dengan stempel mawar berwarna merah. Lana mengerutkan kening sebelum menerima dan membuka amplop dari Julian.
3.4K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as amplop merah
Read
+Library
SUMPAH ANAK YANG TERSAKITI

SUMPAH ANAK YANG TERSAKITI

Pria itu kembali memasukkan segepok uang berwarna merah itu ke dalam amplop besar berwarna cokelat. "Ya sudah ayok kita lihat barangnya," ajak si calon pembeli. "Ayok!" Arman mengiyakan. Dia memasukkan amplop cokelat berisi uang ke dalam tas pinggang yang dibawa. Ketiga pria itu ke luar rumah. Mereka mengendarai mobil temannya Arman. Suasana perjalanan terasa menyenangkan karena diisi dengan obrolan yang hangat. Kadang juga ada candaan di antara mereka.
1020.3K viewsOngoingAdded to Library 731 Times as amplop merah
Read
+Library
Istri Dadakan Sang Presdir

Istri Dadakan Sang Presdir

Namun hatinya berbisik: Sudah waktunya, Sekar. Dengan tangan bergetar, ia membuka gembok kecil yang menahan kotak itu tetap tertutup. Suara klik kembali terdengar, diikuti bunyi engsel yang berderit saat penutupnya terbuka. Mata Sekar langsung terpaku. Ada sebuah amplop merah tua di dalamnya, warnanya masih pekat meski usianya sudah sangat lama. Di samping amplop itu, tergeletak sebuah kalung perak sederhana dengan bandul berbentuk setengah bulan.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as amplop merah
Read
+Library
(BUKAN) Duda Biasa

(BUKAN) Duda Biasa

“Mas, kamu tuh kenapa sih. Kalo ada apa-apa kan bisa bilang sama aku.” Alma duduk ditepian ranjang. Ia yang akan merebahkan diri, tidak jadi ketika melihat sebuah amplop panjang berwarna merah hati yang tersimpan rapi diatas nakas samping kasur. “Ini apa?” ia mengambil amplop yang di dalamnya terdapat sebuah surat. Dengan keras Alma membacanya.
47.8K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as amplop merah
Read
+Library
SUAMIKU BUKAN LULUSAN D3

SUAMIKU BUKAN LULUSAN D3

Bu Weni bilang, amplop ini adalah senjata ampuh untuk bisa merubah keputusan seseorang. “Maaf Paman, Atik tidak bisa berlama-lama. Ini sekedar untuk Bibi dariku.” Aku mendorong amplop yang kuletakan di atas meja mendekat ke depan istri Paman. Dengan cepat Bibi menyambar amplop itu dan membukanya. Ternyata isinya cukup lumayan banyak. Uang merah dan biru beberapa lembar. Mungkin kuperkirakan sekitar tiga ratus ribuan.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as amplop merah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status