Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

Namun, di sana tidak ada siapa-siapa, selain Nadia dan pria tersebut. "Ini uang yang sudah aku janjikan." Menyerahkan sebuah amplop coklat, yang isinya cukup tebal, dengan senyuman penuh kemenangan. "Terima kasih," ucap pria itu sambil meraih amplop tersebut, disertai seringai tipis. "Apa jumlahnya sesuai janji?" kata pria itu lagi. Membuka amplop coklat tersebut, lalu melirik ke dalamnya. Menghitung beberapa lembar uang dengan nominal 100 ribu itu.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Sahabat Papaku

Istri Dadakan Sahabat Papaku

Dia memang memiliki tubuh yang kecil dari Amala namun bisa saja Amala mendeskripsikan hal lain. "Bagaimana kalau yang ini, Mbak?" Wanita tadi kembali dengan sebuah gaun berwarna putih pekat. Masih sangat sopan karena menutupi hingga sebagian ruang tubuh itu. "Put, kali ini kamu enggak boleh nolak lagi. Ini elegan dan cantik banget." Amala berkata seraya memperlihatkan gaun itu pada sahabatnya Putri. "Apa iya?"
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Gadis Pengganti

Gadis Pengganti

tanyanya kembali memastikan. Wanita paruh baya itu mengangguk mengiyakan. "Oh iya, Den. Tadi sore ada yang mengirimkan amplom ini, katanya untun Den Alif." Bi Siti menyerahkan sebuah amplop berwarna cokelat kepada Alif. Lelaki beralis tebal itu langsung menerimanya. Ia mencoba melihat siapa nama pengirimnya tetapi di amplop itu tidak tertulis nama dan alamat si pengirim.
9.957.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Istri Gelap Sang CEO Dingin

Istri Gelap Sang CEO Dingin

“Dengar. Aku buka.” Nayel melangkah ke depan, membuka pintu perlahan. Tidak ada siapa-siapa. Hanya sebuah amplop putih di depan pintu, tanpa nama pengirim, tanpa cap pos. “Amplop apa itu?” tanya Alaire dari dalam. Nayel menatapnya sejenak sebelum menjawab, “Entah. Tidak ada nama.” Ia membawanya masuk, membuka perlahan.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Amplop Isi Lima Ribu

Amplop Isi Lima Ribu

Pasrah. Tepuk tangan yang meriah terdengar lagi. Mau tak mau, Bu Wati harus membuka amplop berwarna coklat itu. Dulu juga memang Bu Tejo memakai amplop dengan warna dan besar yang sama, tapi bisa saja kan, kalau isinya tak serupa. Bu Wati menyobek ujung amplop sampai memanjang dan matanya membulat sempurna. Isinya segepok uang baru berwarna hijau dengan total lima juta kalau dilihat dari tulisan pengikatnya.
9.823.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 728 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Sang Bintang Yang Dituduh Berkhianat

Kebangkitan Sang Bintang Yang Dituduh Berkhianat

Tangannya bergetar pelan saat menatap amplop tanpa nama itu. Di sudut kanan amplop hanya ada satu gambar kecil. Seekor kelinci yang dicoret dengan tinta merah.
10671 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Kasih Putih

Kasih Putih

Audrey Valencia To be countinue Ada masalah apa dengan rahim Audrey? Yuk ikuti terus kisah Kasih Putih. Jangan lupa berikan komentar supaya authornya semangat updatenya. Terima kasih dan salam sayang untuk readers.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

“Uwong gemblung!” (Orang gila!) “Uwong gemblung!” (Orang gila!) “Uwong gemblung!” (Orang gila!) Sekelompok anak kecil menimpuki seorang pria kumuh menggunakan batu kerikil. Pria dengan pakaian compang camping. Rambut gimbalnya tercium bau tak sedap karena jarang mandi. Giginya terus menggigit ujung kuku jarinya yang hitam.
9.751.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Kehilangan Paling Menyakitkan, Dia Takkan Kembali

Kehilangan Paling Menyakitkan, Dia Takkan Kembali

Dia melihat sebuah amplop putih polos di meja samping tempat tidur. Hatinya seolah mencelos, lalu kembali dipenuhi sesuatu yang sulit dijelaskan. Dia membuka amplop itu dengan hati-hati. Kertasnya tipis. Tulisan di atasnya terlihat rapi tetapi agak miring, tampak jelas penulisnya dalam keadaan lemah.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjual Kehormatan

Terpaksa Menjual Kehormatan

Kebetulan suasana agak sepi. "Aku ngasihin ini sama kamu, Run,” ucapnya sambil menyodorkan sebuah amplop putih panjang tanpa tulisan apapun. “Cepat masukin tas kamu.” Meski bingung, aku menerima amplop putih itu lalu memasukkannya ke dalam tas slempang ku yang hanya satu-satunya itu. “Ini apa, Mbak?” tanyaku setengah berbisik.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status