Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kacamata Penakluk

Kacamata Penakluk

Dua amplop cokelat kecil—hadiah dari sistem kacamata yang kupinta dikirim ke rumahnya—ditempelkan tepat di atas kuncup payudaranya yang bengkak. Ukuran amplop itu hampir tidak cukup menutupi bongkahan daging di baliknya. Nadia tampak begitu binal, menatap kamera dengan mata sayu yang meminta untuk segera dihukum. Kulit putihnya kontras dengan warna cokelat amplop itu, menciptakan pemandangan yang membuat darahku mendidih. Aku segera mengetik balasan sambil menyeringai senang. "Bawa paket itu ke gudang arsip. Waktu istirahat."
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
First Love

First Love

Clara belum membuka amplop berwarna cokelat besar ini tapi dia tahu bahwa selain surat, ada cokelat di dalamnya karena Clara bisa melihat bentuk dan meraba 'cokelat' itu sendiri dari luar amplop. Dan... astaga, amplopnya pun ngga ada manis-manisnya. Amplop yang digunakan adalah tipikal amplop formal ketika orang ingin mengirimkan surat ke rekan atau perusahaan lain yang berukuan A4. Tulisan lelaki itu pun ternyata masih ceker ayam (yang artinya masih sulit terbaca dan berantakan sekali). Ah, Clara tidak sabar membukanya. Begitu terbuka, perempuan itu tak henti-hentinya tersipu dan tersenyum seperti orang gila.
9.612.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Main Cantik

Main Cantik

Amplopnya cokelat polos. "Apa isinya ya?" gumam Rizal penasaran. Nessa hanya menggeleng. Ia sudah menyiapkan telinga, mata, dan hatinya, untuk mendengar dan melihat amukan Rizal setelah ia membuka amplop tersebut. Tangan Rizal merobek pinggiran amplop pelan-pelan. Kemudian ia merogoh isi amplop tersebut dengan jari jempol dan telunjuk. Sepertinya tangan Rizal hanya berhasil menarik satu foto. Tapi sudah cukup sukses membuat bola mata Rizal membesar, mungkin bila dikeluarkan jadi sebesar butir kelereng. Nessa berusaha bersikap sebiasa mungkin.
1074.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Rahasia Sang Dokter

Rahasia Sang Dokter

“Yaudah, Mak pamit dulu ya, Mbak?” Hanya anggukan dan senyum tipis yang Aline gunakan sebagai jawaban. Ia menatap sosok paruh baya itu menuruni anak tangga, hingga kemudian tubuh itu menghilang dari pandangan Aline. Mata Aline kini tertuju pada nampan di tangan. Ada sepiring nasi goreng, telur ceplok, segelas jus entah jus apa, yang jelas di hidung Aline, ia seperti mencium bau wortel. Dan lagi, ada satu benda yang sangat menarik perhatian Aline. Bukan makanan, karena benda itu adalah sebuah amplop putih yang terselip di antara nampan dan gelas jusnya.
10140.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Mereka diam, tapi bisa membawa kita ke masa yang tidak lagi kita tinggali. Aku membuka salah satu kotak kecil berwarna abu-abu. Isinya campur aduk—beberapa nota lama, tiket, kertas lipatan, dan sebuah amplop tipis tanpa nama di bagian depan. Amplop itu terlihat usang, sedikit menguning di sudut-sudutnya, seperti sudah berpindah tempat berkali-kali tanpa pernah benar-benar dibuka lagi.
10989 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
The Mafia's Deceptive Bride

The Mafia's Deceptive Bride

warna-warna yang seharusnya memberinya kedamaian, kini terasa asing. Dia mengambil salah satu kuas, merasakannya di antara jemarinya. Tiba-tiba, dia menyadari sesuatu. Di bawah tumpukan kain pembersih kuas, ada sebuah amplop kecil berwarna cokelat yang tersembunyi. Alana menoleh ke arah pintu, memastikan tidak ada yang melihat melalui lubang kunci atau kamera tersembunyi. Dengan gerakan cepat, dia mengambil amplop itu dan membukanya.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
DENDAM ISTRI YANG TERKHIANATI

DENDAM ISTRI YANG TERKHIANATI

Amplop itu elegan, terbuat dari kertas berkualitas tinggi, dan di sudutnya dihiasi gambar bunga mawar kecil yang dicetak dengan tinta perak. "Apa ini?" "Tadi saat menunggu Tuan, ada seseorang berpakaian serba hitam datang mendekati saya," jelas Evan, suaranya bergetar. "Dia mengerumuni saya sambil membawa amplop ini. Dia bilang... ini hadiah kecil untuk Tuan. Lalu dia pergi begitu saja. Saya tidak sempat mengejarnya."
571 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Di Balik Wajah Sang Miliuner

Di Balik Wajah Sang Miliuner

Valeria mengambil dan meletakkan buket itu ke meja kerjanya, tetapi ada sesuatu yang menarik perhatiannya. Ada amplop putih yang sebelumnya tidak ada di sana. Amplop tebal berstempel lambang negara dengan warna tinta merah marun yang membuat jantungnya langsung turun ke perut. Tangannya sempat berhenti beberapa sentimeter dari amplop itu. "Apa ini?"
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

Bik Sum sedikit berteriak melihat buket itu teronggok di tempat sampah. “Sudah layu, Bik.” “Masih bagus kok, Buk. Saya ambil, boleh?” “Silakan, Bik.” Tak lama kemudian Bik Sum ke kamar. Menyerahkan amplop warna putih. “Buk, ini tadi saya temukan di dalam bunga.” Apalagi Mas Wildan ini pakai ucapan segala. Amplop itu hanya kuletakkan di atas meja. Benar-benar tak ada minat mengetahui isinya. 🌷🌷🌷
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 604 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Budak Nafsu Big Boss

Budak Nafsu Big Boss

gumam Anjani dengan memunguti satu per satu pakaian yang berserakan di lantai dan membawanya ke kamar mandi untuk yang kedua kali ia mandi besar. Ia masih berpikir kalau Bima tak akan meninggalkan dirinya, tentu ia pamit kalau hendak pergi, keyakinan itu terus mendera di hati Anjani hingga selesai mandi Anjani menemukan sebuah Amplop tergeletak di meja rias. Anjani yang hendak menyisir rambutnya terkesima melihat amplop panjang berwarna putih. Ia dengan cepat meraihnya dengan membolak balikkan Amplop itu.
7.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai amplop putih kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status