Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GELORA HASRAT SANG MAFIA

GELORA HASRAT SANG MAFIA

“Di sini sedikit berantakan, maklumlah kami jarang di rumah.” Sunny memperhatikan setiap detail ruangan ketika melewatinya, mengagumi setiap furnitur unik milik Ryuse dan merasa rumah Ryuse terlalu berlebihan dalam menggunakan kaca. Sunny bisa melihat seluruh pemandangan luar dan kolam dari dalam rumah. Dinding kaca itu hanya dibatasi tirai-tirai besar berwarna khaki. Sunny sempat berpikir bagaimana membersihkan rumah sebesar ini? Berapa lama waktu yang habis hanya untuk membersihkan semua kaca-kaca itu?
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai analisis novel rumah kaca
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Di antara mereka, seorang anak kecil. Anak itu digambar tanpa wajah. Aira memucat. “Tuhan…” napasnya patah, “kenapa… aku merasa mengenal ini?” Rendra mengambil buku itu pelan, membuka halaman berikutnya. Gambar kedua: rumah ini. Tapi tampak lebih utuh, lebih hidup, dengan jendela-jendela yang memancarkan cahaya hangat dari dalam. Ada tiga bayangan di depan pintu.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai analisis novel rumah kaca
Baca
+Pustaka
Hanya Karena Sebuah Rumah

Hanya Karena Sebuah Rumah

Aku menghela napas, "Nggak perlu dibuang, aku benar-benar nggak peduli." "Sayang ... " "Lagipula kalian akan bersama juga, dia pasti akan marah kalau kamu buang ini." Usai aku bicara, wajah Boni langsung pucat. Aku memalingkan wajah, memilih melihat pemandangan di luar jendela. Sesampainya di rumah, Boni memberitahuku bahwa dia sudah memesan tiket pesawat untuk ke Edin bulan november."
13.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 447 kali sebagai analisis novel rumah kaca
Baca
+Pustaka
My Cold Husband Is A CEO

My Cold Husband Is A CEO

Ia langsung bangkit dari tempatnya dan mengambil buku tersebut. Cia berjalan ke balkon kamar, ia akan membaca lembaran buku itu disana. Angin sepoi-sepoi langsung menerpa wajahnya ketika ia membuka pintu kaca. Setelah duduk di kursi rotan yang ada disana, Cia menatap lekat buku biru muda itu. Di sampulnya terdapat gambar pohon yang rindang. Cia menyukai buku itu hanya dengan pandangan pertama. Ia membuka lembaran pertama. Tulisan tangan yang cukup rapi memenuhi kertas itu. Cia mulai membacanya dalam hati.
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 686 kali sebagai analisis novel rumah kaca
Baca
+Pustaka
Terdampar di Desa Primitif Misterius

Terdampar di Desa Primitif Misterius

Izul masih dengan suara tingginya, “Aku jadi heran, bagaimana bisa novel yang menceritakan kepulangan seorang ayah yang hilang selama puluhan tahun, dengan mengenali bentuk rumahnya yang tidak berubah, bisa diterima masyarakat. Mereka semua sama-sama pengkhayal seperti kamu.” Ridho merasa benar-benar tertohok dengan ejekan kakaknya barusan. Di ujung tangan yang menjulur dan menyandar di paha, ada kepalan yang begitu keras. Sebenarnya novel yang dibicarakan kakaknya adalah novel yang dibangun di atas keyakinannya sendiri. Hal itu pula yang ia terapkan, dengan harapan yang sama, seperti harapan yang dipertahankan tokoh utama dalam novel yang ia buat. “Aku tetap tidak mau ada yang berubah dari
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai analisis novel rumah kaca
Baca
+Pustaka
Pura-pura Menikah

Pura-pura Menikah

ujar Aleena sambil bergidik. Gadis itu kemudian segera beranjak dari teras belakang rumahnya dan masuk ke dalam rumah. Niat awalnya yang ingin menikmati angin sepoi-sepoi sambil mencari inspirasi untuk bahan novelnya menjadi berantakan. Langkah Aleena pelan menuju ruang tengah, laptop di tangannya ia jinjing sambil mulutnya yang terus mengunyah permen karet.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai analisis novel rumah kaca
Baca
+Pustaka
Menikahi Mayat Palsu CEO

Menikahi Mayat Palsu CEO

Sam tahu arti pandangan dari Angel yang membuat dirinya bangga dan berharap agar Angel betah di rumah mewah miliknya tersebut. Angel masuk dan melangkah menuju ke balkon kamar dan melihat ke luar. Pemandangan laut yang luas dan suara ombak yang tenang memberikan suasana damai dan relaksasi. Rumah ini dirancang dengan jendela-jendela besar yang memungkinkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan, memberikan kesan ruangan yang terang dan terbuka. Dekorasi interior yang elegan, furnitur mewah, dan sentuhan artistik menciptakan atmosfer yang sangat nyaman.
1038.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 877 kali sebagai analisis novel rumah kaca
Baca
+Pustaka
Lily of the Valley

Lily of the Valley

nyonya besar begitu senang, wanita tua itu tidak berhenti bersenandung di perjalananya menuju rumah kaca. Rumah kaca milik bangsawan Knox tidak seperti perkiraannya, yang seperti rumah kaca yang umum ia temui. Terletak di bagian paling belakang kompleks kediaman bangsawan Knox, rumah kaca itu sangat besar dan luas dengan isi yang bervariasi. Quinn bisa menemukan berbagai jenis tanaman di sana, baik tanaman umum hingga tanaman langka yang hanya bisa ia lihat dari buku atau hologram. Mata cerah Quinn berbinar-binar, seperti anak kecil polos yang menemukan mainan kesukaannya.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai analisis novel rumah kaca
Baca
+Pustaka
Hasrat Pria Lumpuh

Hasrat Pria Lumpuh

Itu bukan benteng kaca dan baja. Itu adalah sebuah rumah. Benar benar sebuah rumah. Terbuat dari bata merah tua yang ditutupi tanaman ivy, dengan jendela jendela besar berbingkai putih dan cerobong asap dari batu. Rumah itu tampak kokoh, tua, dan... baik. Markus menghentikan mobil. Dia keluar dan membukakan pintu untuk Anna. Anna melangkah keluar. Udara terasa segar, berbau rumput basah dan kayu pinus.
83.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai analisis novel rumah kaca
Baca
+Pustaka
Prince from Another World (Indonesia)

Prince from Another World (Indonesia)

Ia pun langsung turun dari tempat tidurnya dan berjalan ke arah meja di kamarnya, kemudian mebuka laci tempat novel tadi disimpan. Ia mengambil novel ajaib itu dan membukanya. Dilihatnya telah tertulis beberapa halaman baru dengan judul "Bab 3" di atasnya. Ia membacanya dengan cepat untuk memastikan apakah isinya benar menggambarkan kejadian-kejadian yang dialaminya tadi ketika sedang "tertidur". Dan benar saja, di dalam novel itu digambarkan secara jelas kejadian yang dialaminya tadi. Alis Yura semakin mengernyit dan matanya melebar selama membaca halaman-halaman Bab 3 novel tersebut.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai analisis novel rumah kaca
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status