Godaan Mama Muda
Ia duduk di depan Radit, meletakkan ponsel di meja.
“Tiga menit lagi, seseorang akan masuk pintu ini,” kata Alya pelan. “Bukan aku yang undang. Tapi orang yang bayar aku untuk mendekatimu. Dan ia bawa bukti bahwa Bima bukan satu-satunya monster di sini. Kau siap mendengar siapa sebenarnya yang membiayai ‘awal baru’ mu di Singapura dulu?”
Pintu kafe terbuka. Seorang wanita berjas hitam elegan masuk, mata dinginnya langsung tertuju ke Radit. Wajahnya familiar, Priska, mantan pacar Bima yang dulu bersaksi di pengadilan.