Gairah Liar Atasanku
sahut Andika.
Mendengar ucapan Andika, perlahan Rea membuka matanya melihat pangkal paha sang istri membuat Andika menelan saliva, hasrat yang terendam kini muncul lagi.
"Sakit Andika," pekik Rea.
"Sabar," sahut Andika.
"Maaf ya Rea, gara-gara nafsuku yang begitu tinggi kamu harus kesakitan seperti ini.
Andika sungguh merasa bersalah kepada sang istri, maklum lama menduda jadi tidak bisa menahan hasratnya.