Tersesat
Nyonya tampak tertegun mendengar ucapan Nay, dia berusaha memahami situasi, kemudian berkata, "alright,as you wish than."
Setelah menyelesaikan kalimatnya, nyonya meninggalkan kamar Nya, diikuti kedua putranya. Keduanya putranya yang sedari tadi hanya menonton tampak mengeleng lemah.
Sesat setelah nyonya pergi, tuan kembali ke kamarnya dengan berseragam lengkap. Dia tampak tampan dan menawan. Caranya memandang Nay, sudah berbeda. Tampak sayang sekaligus iba, ada duka bercampur di sana. Meski wajahnya terlihat beku, tapi bola matanya tidak dapat menyebunyikan dukanya.
Sikat na Kabanata