Godaan Berondong Nakal
Aroma parfum Bram yang maskulin menguar begitu saja, menciptakan suasana terlihat begitu romantis untuk sesaat.
"Mbak kangen suasanya seperti ini, ya? Terbukti 'kan, jika Bram itu ngangenin."
"Ish! Apaan, sih kamu, Bram. Lepas!" ucap Anes yang tiba-tiba tersadar dari pingsan lokalnya.
Anes berdiri, lalu membetulkan letak pakaiannya yang sedikit kusut, karena terjerembab di pelukan Bram.
Wanita itu mengkibaskan dengan kasar, tangan Bram begitu saja, seraya berjalan dengan cepa pergi dari sana.
Hot Chapters