Deadline Cinta Akira
"Dan kalaupun tidak, maka berikan ia sosok lelaki terbaik yang dapat menjadi imamnya."
Usai melaksanakan salat, Ramdan kembali ke ruang perawatan Akira. Didapatinya gadis itu tengah menyantap makanan yang disiapkan rumah sakit. Terlihat Akira begitu lahap menyantapnya, Meski menunya hanya sayur sop dan ayam goreng.
"Pelan-pelan, Ra," tegur Ramdan sambil melangkah mendekati Akira.
"Eh iya, Pak. Maklum berapa hari saya nggak makan nasi, rasanya kangen sekali. Kan bapak tahu sendiri kalau saya doyan makan," ucap Akira sembari tersenyum.
Hot Chapters