Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Pilihan

Bukan Pilihan

Dia menangkap gagang panci sebelum menyentuh apa pun. "Bosan hidup rupamya," geram Alex. "Kau yang bosan hidup! Lanjutkan di atas!" Diana memandangi kedua lelaki berdarah panas itu naik ke atap. Dia geleng-geleng kepala. Sayang sekali kalau pancake bikinan Jack terlanjur dingin. Diana mengambil satu untuk dirinya. Dituangkannya sesendok madu di atas pancake yang tampilannya super mulus itu. Diana memasukkan sepotong kecil dan memejamkan mata saking enaknya. Suara-suara pukulan beradu dengan entah apa menjadi musik latar di pagi hari.
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 441 Times as pinkamena diane pie
Read
+Library
Api Dendam Brianna

Api Dendam Brianna

Damian menoleh dan menarik napas dengan cepat, terkejut melihat apa yang ada di atas meja tersebut. Pelayan itu mengangkat piring berisi kue dan meletakkannya di depan Damian. Ada sekitar enam lilin kecil di atasnya yang segera padam setelah dia tiup. Ketika hampir semua orang bertepuk tangan dengan mata yang tertuju kepada kami, aku tidak mengeluh. Dia pantas mendapatkan perhatian tersebut sebagai pria yang berulang tahun pada malam ini. Damian menarikku berdiri, lalu dia memeluk dan mencium pipiku. “Terima kasih, sayang. Kamu telah membuatku sangat bahagia malam ini.”
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 346 Times as pinkamena diane pie
Read
+Library
My Arrogant CEO

My Arrogant CEO

gerutu Diana. Setelah lima belas menit mengantre, giliran Diana pun tiba. Ia memesan empat nasi bakar dengan isian cumi petai pedas. "Kayaknya ini yang paling laris. Semoga Arvan suka," batin Diana. Hujan semakin deras. Gadis ini menerjang begitu saja air yang terus mengguyur ke bumi. Ia tak ingin waktu istirahat habis dan makanan belum sampai ke ketiga pria itu.
1029.9K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pinkamena diane pie
Read
+Library
Dia

Dia

Setelah beberapa saat mengantri, akhirnya tiba bagian Lea menyebutkan pesanannya. "Mang Ade, aku pesan ayam bakar tiga. Satu mateng biasa, yang dua mateng banget sampe ada arang yang nempel gitu lho, Mang. Nah, yang mateng biasa sama satu yang mateng banget pakai sambel merah, dan sisanya sambal hijau. Semuanya pakai lalapan komplit ya. Oiya, jangan lupa pakai nasi semua. Buat minumannya jus jeruk lemon satu, jus jeruk orange satu, sama jus alpukat satu. Sama tambahan air mineral ukuran sedang tiga," seru Lea, dia menjeda ucapannya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as pinkamena diane pie
Read
+Library
Konspirasi

Konspirasi

Setelah mengeringkan wajah, Diana segera bergabung di meja makan. " Kemana mariam?" Tanya dewi lembut. "Dia punya sampingan." Jawab diana asal. Diana tersenyum melengkung Ketika melihat nasi goreng pete kesukaannya sudah tersaji diatas piring. Kemampuan masak dewi tidak bisa diremehkan, masakan dewi selalu yang terbaik. Diana bisa menghabiskan nasi goreng itu dalam sekejap tanpa meninggalkan sebutirpun nasi di atas piring. Setelah itu diana meneguk habis air putih dan bersendawa dengan bibir yang dirapatkan di balik telapak tangan.
9.96.2K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as pinkamena diane pie
Read
+Library
Istri Kedua CEO Ternyata Cantik Jelita

Istri Kedua CEO Ternyata Cantik Jelita

Pandangan Almeera seketika tertuju pada puding-puding yang dipajang di balik kaca, khususnya puding cokelat dan buah-buahan yang terlihat sangat menggoda. Almeera berhenti sejenak, matanya terpaku pada salah satu puding cokelat yang mengilat. Tanpa ia sadari, Nyonya Diana dan Tuan Marco memperhatikan hal itu. Nyonya Diana langsung maju ke counter dan membeli beberapa puding cokelat dan buah. Almeera menoleh, tampak terkejut ketika Nyonya Diana memberikannya puding. “Ini untuk kamu. Bawalah pulang.”
1022.3K viewsCompletedAdded to Library 646 Times as pinkamena diane pie
Read
+Library
TOLONG, CINTAI AKU LAGI

TOLONG, CINTAI AKU LAGI

balas Harold sambil meninggalkan sofa, kemudian dia ikut dengan istrinya ke meja makan. *** Camelia dan Darren baru selesai makan siang dan Camelia mengajak suaminya bersantai di ruang keluarga. “Kamu mau cookies matcha? Kemarin aku membelinya,” tanya Diane sebelum mengambil camilan yang dia beli dari supermarket. Darren menginginkan camilan itu dan Camelia pergi ke lemari makanan ringan dan mengambil kaleng bersisi cookies berwarna hijau. Dia kembali ke ruang keluarga dan meletakkannya di atas meja.
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 295 Times as pinkamena diane pie
Read
+Library
Dalam Rengkuhan Tuan Mafia

Dalam Rengkuhan Tuan Mafia

Corak biru pada langit membentang sempurna di langit Los Angeles, sinar matahari jatuh pada setiap dedaunan yang menjadi tempat kedua insan bernaung. Terhampar di atas rerumputan hijau kain tebal bercorak bunga-bunga kecil dengan dasar warna putih. Di atasnya, berbagai macam kudapan dan sebotol jus jeruk terhampar menggugah selera. "Coba cicipi pie ini." Satu sendok kecil pie kenari dari piring Liv disuguhkan tepat di bibir Dante. Merapatkan bibir, gurat penolakan disertai kerutan hidung guna hindari bau yang keluar dari pie tersebut.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as pinkamena diane pie
Read
+Library
Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

“Ice matcha espresso satu, ice caramel latte satu, hot americano satu, french fraise dua. Ada tambahan lagi?” Mbak Diana mencatat di secarik kertas yang dipegangnya di tangan kiri. “Gak mbak cantik.” Ucap seorang pelanggan pria. Dia bersama dua pria lainnya yang dari tadi senyum-senyum menatap mbak Diana. “Ehem.” Seorang teman di sebelahnya duduk tiba-tiba mencolek pinggang Mbak Diana tanpa permisi.
1071.1K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as pinkamena diane pie
Read
+Library
Sebatas Penghangat Tempat tidurmu

Sebatas Penghangat Tempat tidurmu

Ia makan dengan lahap tanpa mengatakan sepatah katapun, bahkan buah-buahan pun ia lahap habis. "Ini vitamin kakak, karena kemarin kakak telah menghabiskannya. Aku akan pamit pergi dan pergi ke toko kosmetik bersama supir." Ucap Diane sekaligus meminta ijin pada Alexavier , Alexavier hanya mengangguk lalu melanjutkan pekerjaannya. Diane tidak banyak berharap akan pujian dari Alexavier pada dirinya, karena ia sudah terbiasa dengan semua sikap dingin Alexavier . Alexavier tidak bertindak dan berucap kasar, itu sudah sangat cukup bagi Diane.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as pinkamena diane pie
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status