Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Assistant, My Husband

My Assistant, My Husband

Dia sedang berbaik hati, karena Happy sudah memberikan nasihat. “Tapi bagaimana bisa?” Happy masih memekik. “Kenapa saya bisa tidak tahu dan tidak pernah melihat suami Bu Audrey?” “Apa pentingnya kau tahu?” Audrey jelas saja akan mengerutkan kening tanda tidak suka. “Kau tidak tertarik pada suamiku kan?” lanjut dalam nada tanya yang sangat posesif.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai annoying husband
Baca
+Pustaka
Unpredictable Husband

Unpredictable Husband

Terlalu sadar diri akan keadaan yang ia miliki. Sebagai cucu tertua dari sebuah keluarga besar, Ziya memikul beban yang cukup berat di pundaknya. Ia harus bisa menjadi teladan bagi adik-adik dan sepupu-sepupunya. Pertanyaan “Kapan menikah?” “Coba pacarnya dikenalin sini.” “Adik-adikmu itu lho sudah punya pasangan” sudah seperti makanan sehari-hari baginya. Statusnya sebagai seorang yang tidak memiliki kekasih bukanlah hal yang diharapkannya. Setiap malam, ia juga berpikir, mengapa tidak ada orang yang suka dengannya. Apakah teman-temannya tidak menganggapnya sebagai seorang wanita?
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai annoying husband
Baca
+Pustaka
Possessive Husband

Possessive Husband

Apa yang membuat Keith sangat sibuk? "Liatin hape terus sih, kenapa?" Aura yang baru datang dari kantin itu duduk di bangku kosong di dekat Kiara dan mengintip isi di dalam ponsel Kiara, kemudian mengangguk mengerti akan raut wajah Kiara yang ditekuk kesal. "Cuman karena Pak suami gak bales aja, mukanya bete banget" Aura mencolek pipi Kiara namun nampaknya hal tersebut tak berhasil membuat sahabatnya itu tersenyum.
1081.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai annoying husband
Baca
+Pustaka
Tak Apa Jadi Istri Kedua, yang Penting Soleha

Tak Apa Jadi Istri Kedua, yang Penting Soleha

Terdengar Fika mengomel seperti sedang jengkel. "Mau tau aja suami mau ke mana! Nggak usah terlalu banyak ingin tahu! Tugas kamu tuh di rumah! Suami lagi pusing bukannya di balik ketenangan malah tambah dibikin pusing! Istri macam apa kamu ini," aku berkata jengkel. Aku paling malas perempuan yang ingin campur urusanku. Seperti biasa aku lihat Fika murung, alah seperti yang paling terintimidasi aja. Dasar!
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai annoying husband
Baca
+Pustaka
Suami gay saya

Suami gay saya

Ya, betapa gilanya aku. Dia satu-satunya yang tidak bahagia, aku merasa karena aku dia tidak bisa melakukan apa yang dia inginkan lagi, tapi aku tidak peduli! "Sabun saja, kamu banyak bicara. Kamu membuang-buang waktu, hubby." Dia menoleh untuk menatapku, aku menatap matanya, dan aku tidak melihat emosi apa pun, betapa dinginnya dia lagi. Benar-benar gay! "Beri aku sabun itu!" Dia tiba-tiba berkata. Saya berusaha untuk tidak tersenyum, suami saya benar-benar tidak tahan dengan saya! Aww, dia sangat lucu!
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai annoying husband
Baca
+Pustaka
(BUKAN) Duda Biasa

(BUKAN) Duda Biasa

“Hahaha, soriiii. Gue seneng banget akhirnya lo gak marah lagi sama gue sama Sezan.” “Hm.” “Lo dimana?” “Di rumah lah. Kan tadi gue bilang mau balik.” “Rumah nyokap atau rumah suami lo?” “Nyokap.” “Gak ada si Belle dong?” “Ya lo pikir? Suami duda gue mana mungkin tega ninggalin si boneka santet itu dirumahnya.” “Lo kan katanya gak boleh stress. Si Annabelle sumber utama stressor lo, tapi lo temuin mulu.”
47.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai annoying husband
Baca
+Pustaka
Bahagia Tanpamu, Mas!

Bahagia Tanpamu, Mas!

Malu sama tetangga,Mas. Segera kuletakkan piring di atas meja. Berjalan sedikit berlari menuju pintu depan. Aku tak ingin Mas Wahyu membangunkan satu kampung karena teriakannya. Karena ini bukan yang pertama terjadi, hingga aku sering mendapat teguran dari warga sekitar yang merasa terganggu dengan teriakan suamiku. Kuatur napas perlahan, menyiapkan mental dengan segala omelan suamiku di pagi ini.
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai annoying husband
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Abang Ipar

Hasrat Terlarang Abang Ipar

] Mahen membalas pesan. “Kami cuma bercanda. Kau balas pesan seperti itu akan membuat istrimu merasa kecewa. Itu bisa memicu pertengkaran suami istri. Kami juga ingin seperti itu, tapi pernikahan yang sudah berlangsung di atas lima tahun terasa sangat hambar.” “Kau terlalu serius. Istrimu perhatian, harusnya kau bersyukur dia mengirim pesan.” “Kami minta maaf jika sudah keterlaluan.”
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai annoying husband
Baca
+Pustaka
Makin Tua Makin Cinta

Makin Tua Makin Cinta

“Gimana kita mau ngobrol kalau kamar kamu aja kayak kamar pecah? Siapa yang betah liatnya?” “Aku betah, Bu.” Hana tak mau kalah. “Aku betah kok. Aku nggak masalah. Ibu aja yang terlalu bawel.” “Aku bawel karena aku sayang sama kamu, Han. Gimana nanti kalau kamu udah punya suami? Apa kata dia nanti liat kamar kamu kayak gini? Dia pasti juga bakal marah juga kayak ibu.” “Suami lagi suami lagi!!” Hana semakin tertekan. “Bisa nggak sih ibu berhenti ngomongin suami? Hana capek dengernya.”
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai annoying husband
Baca
+Pustaka
Membungkam Mertua Dengan Penghasilanku

Membungkam Mertua Dengan Penghasilanku

Semua saudaranya tak ada yang beres, aku sedang jalan-jalan mereka kepanasan. "Hamdan, nanti semakin marah padamu, Nas. Ibu jadi tak enak, apa kita pulang saja?" ucap Ibu yang duduk di sampingku. "Jangan hiraukan Bu, Nasna capek dengan sikapnya. Terserah mau dia marah," jawabku. "Mbak betah banget punya suami seperti dia, gak ada menghargai keluarga kita. Termasuk Kakaknya itu," timpal Anwar.
10165.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai annoying husband
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status