Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Ia menyalakan dupa, menyiram kloset, dan berbicara pelan: > “Bu Partinah, saya Satto. Saya tahu Anda marah. Tapi dunia ini sudah berubah. Tisu bukan lagi simbol kesucian.” > “Jika Anda ingin ketenangan... ijinkan saya menyiramkan air suci dan melepaskan tisu dari penderitaan.” Tiba-tiba, tisu di dinding bergetar. Gulungan bergerak cepat, seperti hendak menyerang. Tapi sebelum melayang, Pak Satto menyemprotkan air kunyit dan menempelkan stiker bertuliskan: > “Dilarang Masuk. Renovasi Spiritual Sedang Berlangsung.”
870 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai anti dust artinya
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Aarav “Seorang Seniman tidak akan mati, Seorang Seniman tidak akan pudar. Dimana meski puluhan ribu orang menghujar dan meragukan karya saya 10 tahun lalu, namun saya bisa buktikan kesemua orang bahwa Karya saya Adalah Murni dari Tangan dan Jiwa saya saat saya melukis sesuatu di atas canvas.” Ujar Aarav. Flashback berakhir dimana Josep hanya tersenyum mendengar apa yang Salah Satu Juri itu katakana, “Aku pikir Karya Aarav merupakan Karya yang luar biasa. Dimana tidak ada lukisan sedalam itu maknanya, dan Lukisan itu juga memiliki nyawa didalamnya karena dia membuatnya dari hati yang tulus.” Ujar Juri 4
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai anti dust artinya
Baca
+Pustaka
Ibu, Aku Mau Ayah

Ibu, Aku Mau Ayah

Adisti kembali memutar badan, berdiri di tempat, dan siap menunggu perintah. Vernon tidak menyahut, tidak melihat Adisti. Dia mengerutkan kening, tatapannya makin serius. Adisti kembali mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan. Ada tiga pigura dipasang di dinding sebagai pemanis ruangan. Satu pigura dengan gambar bunga. Satu lagi hanya lukisan abstrak. Sedang yang satu lagi ada sebuah quote tertulis di sana. "Time is money ... Time is love ... Time is life ...." Adisti membaca lirih quote yang ada di pigura itu.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai anti dust artinya
Baca
+Pustaka
Second Destiny (Indonesia)

Second Destiny (Indonesia)

Salah seorang remaja lagi menimpali. Aku tidak paham kenapa anak remaja wanita zaman sekarang suka bertindak sembrono. Jauh berbeda dengan Savana yang lebih terstruktur. "Kalian tidak mengerti arti dari kata sopan santun?" Suara Rose terdengar memecahkan suasana. Dia secara sepihak melepaskan kacamata yang aku pakai, lalu menyingkirkan rambut yang menutupi dahiku, "Lihatlah! Apa kalian masih berpikir kalau dia pria yang culun?"
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai anti dust artinya
Baca
+Pustaka
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Danti membalas kata-kata Sabda dengan kalimat yang begitu ambigu. "Berartio itu type orang yang kayak peribahasa zaman gue SD dulu dong Dan. Yang bunyinya, tidak ada rotan, akar pun jadi. Yang artinya walaupun nggak jadian sama orang yang dinanti, yang penting masih ada pemeran pengganti. Bener 'kan begitu artinya Nja?" Dayu tiba-tiba mengeluarkan suara, seraya menengok ke arah Senja. Senja yang bingung harus merespon apa pertanyaan Dayu, hanya diam saja. Ia tidak ingin menambah kisruh suasana.
1056.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai anti dust artinya
Baca
+Pustaka
ISTRI  YANG KAU BUANG

ISTRI YANG KAU BUANG

ketus mas Adjie. "Kotor kamu bilang? Lebih kotor mana dengan menyingkirkan istrimu yang tak tau apa-apa ini? Membuangnya di jalanan seperti sampah dan membunuhnya? Dengan semua perbuatanmu itu kamu masih bisa bilang aku kotor?" tanya mas Bondan sinis. "Pers*tan denganmu, Dan!" umpat mas Adjie geram. Namun dia tak bisa berbuat apa-apa dengan kondisi tangannya yang diborgol itu.
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai anti dust artinya
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

tambah suster Kartika dengan suara gemetar seperti daun di angin badai. Antonio mengeluarkan dengusan dingin dari hidungnya, suara yang terdengar seperti angin musim dingin yang melewati kuburan tua. Dengusan itu penuh dengan kebosanan dan rasa jijik yang tidak bisa disembunyikan lagi. Namun Amanda dan Richard, dengan kecerdasan setara kerang laut yang terdampar, mengartikan dengusan itu sebagai dukungan penuh. Mereka seperti penerjemah yang salah membaca bahasa isyarat orang tuli.
1045.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai anti dust artinya
Baca
+Pustaka
Kesayangan Tuan Elian

Kesayangan Tuan Elian

dari Elian tadi. ​Boy tertawa terbahak-bahak sampai harus memegangi perutnya. "Aduh, Rin! Waterproof itu artinya anti air, bukan anti bibir Pak Bos! Lo mau pakai semen tiga roda sekalipun, kalau lawan mainnya Elian Baskara ya pasti luntur juga!" ​"Boy! Berhenti bicara!" omel Rinjani dengan wajah yang kini lebih merah daripada warna lipstiknya.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai anti dust artinya
Baca
+Pustaka
STRANDED (TERDAMPAR)

STRANDED (TERDAMPAR)

“Ayo lah Nit, kamu itu sebenarnya mau ikut apa nggak sih?” “Tapi, menurut aku lebih baik kita ajak saja Sapta, Ganta, atau Wendra ya Ra, mereka itu kan cowok semua, nanti kalau memang ada hantu atau makhluk siluman di sana mereka pasti deh berani melawannya.” Nita berkilah, masih enggan dia untuk mengangkat pantatnya. “Ah nggak usah lah Nit. Ngapain juga kamu harus takut. Percayalah apa kataku, itu pasti karena ada angin kencang tadi,” tepis Syahera.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai anti dust artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status