Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Happier

Happier

Payne dan banyak-banyak berdiskusi untuk kemajuan Cheerio,tanpa di ganggu Camilla. "Rachel, hormati aku dan simpan majalahmu," kata Mr. Horan sambil menghela nafas dan mengetukkan jemari pada setumpuk kertas. "pelajaran ini belum selesai." "Maaf, Mr. Horan." Perlahan-lahan Rachel menutup majalah, tapi menahan jari di halaman yang memuat ulasan ikat pinggang trendi untuk Musim dingin. "Kan tinggal sisa empat menit lagi."
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai any more
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

lanjutnya setelah tadi sempat terjeda untuk beberapa detik saja. "Tidak ada yang perlu saya ceritakan. Karena itu cuma kesalahpahaman saja. Selain itu, saya juga harus ke UKS. Untuk mengobati ini," jawab Arjuna sambil membuka kancing baju dan memperlihatkan memar yang ada di dada.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai any more
Baca
+Pustaka
Aunty Cantik untuk Daddy

Aunty Cantik untuk Daddy

Tidak lagi. ^^^^
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai any more
Baca
+Pustaka
Aku Masih Perawan

Aku Masih Perawan

imbuhnya bertanya. I'M NOT A VIRGIN ANYMORE!
9.6510.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.8K kali sebagai any more
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Gumam Aluna pelan sebelum kembali memberikan balasan. AlunaOcean (Pantes, ternyata lagi ada sinyal toh.. Biasanya kan kamu sibuk dan jarang bales chat aku karna sinyal langka😋) XavierAG (Nah maka dari itu sekarang mumpung lagi ada waktu dan sinyal aku mau chat terus sama kamu, oiya Insyaa Allah akhir tahun nanti aku pulang, semoga bisa sampe di Jakarta sebelum kamu ulang tahun yaa, biar kita bisa ngerayain ulang tahun barengan.)
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai any more
Baca
+Pustaka
Yours

Yours

Ekspresi lelah tampak di wajah Josh, bukan hanya itu banyak hal dalam dirinya berubah. “Aku dengar dia sakit.” Rena berkata dengan menatap layar. Azka mengalihkan pandangan menatap Rena sekilas dan beralih ke layar ponselnya, “sakit apaan?” “HIV.” Azka secara otomatis menekan tombol pause, menatap Rena dengan tatapan penuh selidik. Rena menatap kedua mata Azka, mengangguk pelan meyakinkan bahwa apa yang dikatakannya tadi memang benar.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai any more
Baca
+Pustaka
Tanpa Status

Tanpa Status

ucap Nerra, "Terima kasih kau masih mau mendengar keluh kesahku." "Ya, tidak masalah," kata Nico, "kau sudah kuanggap teman baik juga." "Terima kasih banyak, Nic ...." "Sudah kamu tidur dulu biar tenang, jangan terlalu overthinking ya!" "Hu um ... aku tidur dulu."
103.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai any more
Baca
+Pustaka
PARALLEL

PARALLEL

Vladivostok, Mei 2025 Xabi mengamati benda kotak dan pipih di tangannya, Ia masih belum percaya benda ini adalah sebuah ponsel. Tidak ada tombol bahkan tempat baterai yang bisa dibongkar pasang. Belum lagi kameranya, satu di depan dan empat di belakang. Telepon genggam terakhir yang ia miliki adalah Blackberry paling tipis yang ia beli setelah memenangkan turnamen Dota 2.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai any more
Baca
+Pustaka
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

tanya Sasya dalam hati. Ana memutar badannya, hingga berhadapan dengan Sasya. Ia memegang kedua bahu Sasya yang sejajar dengan bahunya itu. "Mphmmp ... gue udh maafin lo, Sya. Coba hitung kata maaf yang udah lo keluarin dari mulut lo? Banyak, Sya. Maybe ratusan. Dari kemaren lo minta maaf mulu sama gue. Catat! Gue dah maafin lo. Lo ga perlu minta maaf lagi. Kalo sampe lo nyebut kata maaf lagi ... gak jadi gue maafin," tegas Ana.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai any more
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status