Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengendali Sistem Terkuat

Pengendali Sistem Terkuat

Mona merasa sangat kesepian karena ia memang hidup sebatang kara. Kemudian, dalam beberapa hari ini Aoi nampak sangat bersemangat menjalani latihannya. Dan ada hal yang tak diduga oleh Martis. Ternyata, Aoi cukup tangkas dalam seni berpedang. Tubuh Aoi yang memang ramping dan wajahnya yang sangat cantik membuatnya terlihat sangat indah saat meliuk-liukkan pedangnya. 'Apakah ini yang dimaksud dengan seorang Dewi Pedang? Aku tak menyangka, ternyata kemampuan berpedang Aoi sangat ahli.' Dalam hatinya, Martis merasa kagum pada kemampuan Aoi.
9.7109.9K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as aoi no hana
Read
+Library
Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Keesokan paginya, begitu Wulan membuka mata, ia sudah mendengar tawa manis dari lantai dua. Ia bangkit dan berjalan keluar kamar, dari kejauhan sudah bisa melihat Jordan sedang mengajari Maya merangkai bunga di aula lantai dua. Keduanya berdiri sangat dekat, Jordan menjelaskan dengan lembut cara memangkas berbagai jenis bunga.
8.944.8K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as aoi no hana
Read
+Library
DAISY

DAISY

Ia sangat terbuka pada Arthur sebagai suaminya, menyerahkan segala yang ada pada dirinya untuk Arthur seorang. "Manis sekali," ucap Arthur setelah melepas ciumannya. "Manis milikmu." "Kau bisa juga menggombal." Daisy tertawa. Matahari mulai turun ke peraduan, meninggalkan semburat senja di langit hari ini. Daisy dan Arthur menatap pantulan cahaya itu dengan senyum bahagia mereka yang merekah. Semoga saja seterusnya hubungan mereka akan tetap seperti ini.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 221 Times as aoi no hana
Read
+Library
RIAN RAINA

RIAN RAINA

sapanya. "Apa?!" Raina cukup terkejut karena respons Rian yang terdengar cukup menakutkan. "I... Ini gue punya bunga mawar buat lo. Semoga lo suka, ya." Cewek itu memberikan bunga mawar yang dipegangnya pada Rian. Rian menerimanya lalu mencabut satu per satu kelopak bunga mawar tersebut. Setelahnya, ia membuang kelopak-kelopak bunga tersebut ke arah cewek itu.
9.352.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as aoi no hana
Read
+Library
Purnama

Purnama

ucap Alice seraya tersenyum menggoda. "Purnama." Purnama melihat tampilan Alice yang sangat modis, gaun selutut tanpa lengan berwarna peach sangat cocok untuk kulitnya dan riasan wajah natural menambah kecantikannya. Bintang dan Alice asik berbicara bahkan terkadang mereka tertawa, Purnama merasa tidak dianggap. Ia kemudian sedikit mundur dan duduk di kursi tak jauh dari Bintang.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as aoi no hana
Read
+Library
ROSES

ROSES

001. FIRST MEET IN THE WOOD FRNR00150 Tanganku tergerak menutup pagar kayu yang mengelilingi rumahku sebelum mengambil keranjang yang tergantung di pagar samping. Siang menjelang sore terlihat begitu nyaman, setelah semalam terjadi hujan deras. Kini langit sangat cerah tanpa mendung atau semburat petir. "Halo, Nyonya Rain" sapaku kepada wanita yang telah memiliki cucu itu sembari kulambaikan tanganku.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as aoi no hana
Read
+Library
Cintai Rembulan

Cintai Rembulan

Mungkin, malam ini Feray akan menjadi gadis yang tak lagi mampu menjaga kehormatan dalam dirinya yang berharga. “Kurang ajar! Yaa Tuhan, cabut nyawaku sekarang. Aku rela,” batin Feray. Feray yang memiliki arti cahaya rembulan bahkan malam ini tak sanggup lagi untuk sukarela berbagi cahayanya. Begitu pula dengan Jevan yang selalu mengagumi rembulan. Dirinya kecewa karena cahaya rembulan di langit sana tak mampu untuk sekadar menghiburnya hingga membuatnya memilih cahaya rembulan lain yang menghuni bumi. Ialah Feray.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as aoi no hana
Read
+Library
Sebening Senja

Sebening Senja

Menyebrangi jalan utama ring road utara, di arah timur berjajar kendaraan menunggu lampu hijau menyala. Setiap kali melewati jalan ini, pasti akan terlintas tentang Senja. Namun, entah kenapa malam ini terasa begitu lain. Hatinya terasa panas, menjalar hingga kulit pipinya. "Aku seperti melihat Senja. Ataukah mungkin Senja mengingatku saat ini? Kenapa tiba-tiba aku merasa dia ada? Ya Allah, sebegitu terobsesikah aku padanya?" Darah memompa jantung Bening naik turun. Beristigfar, mengusir kegusaran yang begitu menyedot energi.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as aoi no hana
Read
+Library
Bunga Biru

Bunga Biru

“Alira.” “Iya?” “Tidak semua hal perlu dibicarakan terlalu jauh.” Alira mendesah kecil, meski sudut bibirnya sempat terangkat. “Baiklah. Aku hanya mengatakan apa yang kulihat.” Ia kembali bekerja, merapikan bunga-bunga yang baru datang dari pasar pagi. Ada krisan kuning, beberapa daisy liar, dan tangkai lavender yang masih membawa aroma lembut dari bukit.
10625 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as aoi no hana
Read
+Library
Cinta Yang Lain

Cinta Yang Lain

Aroma melati yang basah oleh embun berpadu dengan wangi kenanga, menciptakan harmoni kedamaian yang meresap hingga ke relung jiwa. Udara terasa begitu tenang. Sejuk. Teduh. Persis seperti perasaan yang sedang mendekap hati Ayla. Di depan cermin besar, Ayla merapikan gaun hamil berwarna pastel yang membalut tubuhnya dengan anggun. Perutnya yang kini kian menonjol bukan lagi pengingat akan beban, melainkan simbol kemenangan cinta yang berhasil tumbuh di atas puing-puing badai. Ia mengikat rambutnya dengan pita krem, membiarkan beberapa helai jatuh membingkai wajahnya yang kini berseri—sebuah cahaya yang hanya dimiliki oleh wanita yang merasa dicintai seutuhnya.
10674 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as aoi no hana
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status