Waktu Adalah Obat Terbaik
"Lima tahun ini, hatiku seperti disayat-sayat setiap hari. Dalam tidur pun aku selalu memimpikan untuk bertemu denganmu. Aku cuma ingin bilang, aku benar-benar tahu aku salah. Apakah kamu bisa memberiku kesempatan sekali lagi?"
Melihat wajahnya yang begitu diliputi kepedihan, Stacey tetap tidak menunjukkan emosi sedikit pun.
Dia hanya diam melihat akting Adriano. Dalam hati, dia bertanya-tanya ada berapa persen ketulusan dari kata-katanya? Bagaimanapun, dengan kemampuan akting Adriano, dia bahkan bisa menunjukkan kasih sayang 100 persen kepada Stacey di saat hatinya sedang menyukai orang lain.