Usai Bangun dari Koma
Tatapan pria itu mengandung sesuatu yang sulit diartikan—bukan sekadar kepuasan, melainkan sebuah keputusan.
"Kamu senang, bukan, melihat kondisiku seperti ini? Lumpuh, menjadi sorotan media, dan namaku terus-menerus digosipkan?" tanya Mahesa dengan nada sinis.
Ardan tidak segera menjawab. Ia hanya melangkah mendekat, menatap Mahesa dengan sorot mata yang dingin. "Bukan soal senang atau tidak, Mahesa. Ini tentang karma. Apa yang kamu tanam, itu yang kamu tuai."
Bab Populer