Sentuhan Adik Sahabatku
“Kalian dibayar buat mikir atau nurut?”
Yanto terdiam. Keringat dingin merembes di pelipisnya.
“Apinya gimana?” tanya Andri dengan napas berat.
“Padam, Bang. Dia keburu padamin pake APAR.”
Sunyi beberapa detik, dan Sunyi itu justru lebih menakutkan daripada bentakan.
“Kalian sadar nggak,” suara Andri turun satu oktaf, “sekarang ini, akibat kebodohan kalian, bisa jadi kasus percobaan pembakaran?”