Aster [Indonesia Ver.]
Green menatap galak dua remaja putri yang menatap dirinya.
“Biasa aja kali, Kak. Patah hati, sih, patah hati, tapi gak usah teriak-teriak di jalan juga, serem banget.”
Green tak memedulikan ucapan dua remaja itu, mereka tak tahu saja jika memendam amarah hanya akan menambah beban kehidupan, ia tak ingin munafik dengan menjadi manusia toxic, selalu berusaha berpikir positif di tengah kondisi hati yang tak karuan. Bagi Green, apa yang ia lakukan saat ini adalah caranya meluapkan emosi, persetan dengan tatapan aneh mereka yang berpikir ia frustasi, putus cinta, dan sebagainya, yang terpenting hatinya tenang dan ia tak menolak emosi negative yang saat ini tengah dirasakan.
ตอนยอดนิยม