Kau Peras Peluhku Demi Madu
"Akhirnya sampai juga, Za. Ayo segera turun dan salat luhur. Umi capek!"
"Huum, Zahra juga kok, Umi!" jawab Zahra, lalu dia berjalan menuju ke warung manemui Abdul, "Ini buatmu, Mas. Kamu tidak puasa 'Kan!" kata Zahra sambil menyodorkan segelas jus yang dia beli tadi.
"Wis, mantap ini mah. Cucok, Ra. Nasi padang minum jus mangga, suuueegger pake banget!" kata Abdul, "Aku istirahat dulu, Mbak Bulan!" pamitnya pada Bulan.
Hot Chapters