Kembalilah Nyonya! Tuan Presdir Sangat Menyesal
Ada senyum di wajah para ibu hamil itu, jelas sekali kebahagiaan yang mereka rasakan menyambut kehadiran sang buah hati.
Lila tiba-tiba merasa kecil. Dia menundukkan kepala, perasaan sepi menyerangnya. Di tengah keramaian, dia merasakan perbedaan yang mencolok antara dirinya dan para wanita lain yang duduk di sana. Mereka memiliki suami yang penuh kasih sayang, yang mendampingi setiap momen kehamilan mereka. Sedangkan dia, meski dengan kehadiran Ryan, tetap merasa ada bagian kosong dalam hidupnya, sebuah kenyataan bahwa ia tidak memiliki suami untuk berbagi momen ini.
“Kau tidak sendirian,” ucap Ryan seolah bisa membaca pikiran Lila. Pria itu sedari tadi duduk di samping Lila. Dia memberanik