BASTARD IN THE BUS
‘Kalau begitu, sampai nanti malam, Captain.
Suapan terakhir telah ia selesaikan, setengah gelas lemon tea masih tersisa. Tapi sebongkah rindu masih menunggu. Lisa tidak menyangka, ia merindukan lelaki yang ditemui di peron bus way. Lisa kembali menekuri perasaannya. Jika memang kebaikan dapat ditemukan di tempat yang tak biasa, maka memang betul suratan takdir tak pernah mengenal kebetulan. Seperti yang telah Didit katakan padanya, jika apa yang terjadi bukanlah kebetulan. Meski begitu, pernah terbersit di dalan hati terdalam Lisa, ia berandai jika pertemuan mereka bukanlah di peron bus way, tentulah orang yang mendengar cerita mereka takkan mengerutkan kening, lalu berspekulasi tentang or
Bab Populer