Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

"Empedu Cacing Api." Empedu Cacing Api adalah ramuan muntah dan gatal, jika memakannya maka akan menyebabkan muntah yang berterusan, tapi saat kau menyentuhnya maka akan membuat kulit gatal. Ramuan ini tidak berbahaya namun itu sama saja dengan membunuh secara perlahan. Tidak ada makanan yang bisa masuk ke dalam tubuh karena tubuh selalu akan memuntahkan semuanya. "Mingmei ambilkan aku kertas, kuas dan tinta."
1011.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai apakah muntah kuning berbahaya
Baca
+Pustaka
Pesona Ibu Susu Anakku

Pesona Ibu Susu Anakku

Rasa mual begitu kuat saat dia merasakan air liur Lukman yang masih mengendap di tenggorokannya. "Ya Allah, kamu kenapa, Jen? Kok muntah-muntah?" tanya Bima dengan khawatir. Dia tidak peduli jika bajunya menjadi kotor karena terkena muntahannya. Yang terpenting baginya adalah kesehatan Jenny. "Maafkan aku, Pak. Tapi aku benar-benar merasa mual karena mengingat ... uueekkk!! Uueekk!!" Jenny muntah lagi, kali ini dengan rasa pusing yang tiba-tiba mengisi kepalanya.
1075.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai apakah muntah kuning berbahaya
Baca
+Pustaka
Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu

Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu

Bening merasa ada desakan dari lambungnya yang ingin keluar, jadi ia pun buru-buru turun dari ranjang dan berlari ke kamar mandi sembari menutupi mulutnya. Ibunya Bening ikut panik. Ia segera menyusul Bening yang sudah muntah-muntah di kamar mandi. Bening mengeluarkan seluruh isi perutnya. Ibunya Bening membantu memijat tengkuk wanita itu supaya lebih lancar ketika muntah. Agak lama Bening muntah. Ia bahkan sampai mengeluarkan cairan kuning dari muntahannya, yang menandakan bahwa isi perut Bening sudah habis seluruhnya.
9.8133.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai apakah muntah kuning berbahaya
Baca
+Pustaka
Nafkah yang Disunat Suamiku

Nafkah yang Disunat Suamiku

Dan ini, oh, kenapa perutku seperti diaduk-aduk? Mencoba mengingat, apakah semalam aku salah makan, ataukah ini hanya masuk angin saja, sebab semalam kena angin hingga jam sepuluh? Tak tahan lagi, segera saja aku berlari ke wastafel, mengeluarkan desakan lahar dari lambung yang mendesak tak sabar. Namun, hanya cairan kuning yang keluar dari sana, menyisakan rasa pahit di pangkal lidah.
1029.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 877 kali sebagai apakah muntah kuning berbahaya
Baca
+Pustaka
Pembalasan Menantu Terkuat

Pembalasan Menantu Terkuat

ujar Bara tampak khawatir. “Nanti pas dokter datang, jelasin aja sama dokternya, ada dikasih obat kok untuk mengurangi muntahnya,” ujar Umi. “Jadi bisa diatasi ya, Mi?” tanya Bara. “Ada obatnya nanti dari dokter, lumayan bisa mengurangi. Kalau menghentikan kayaknya gak bisa kan bawaan itu, Nak,” jawab umi sambil tersenyum.
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 658 kali sebagai apakah muntah kuning berbahaya
Baca
+Pustaka
DIBUAT BANGKRUT ISTRI

DIBUAT BANGKRUT ISTRI

Disepanjang jalan menuju kontrakan, kami hanya terdiam. "Mas! Aku mual! Aku mau muntah turunin aku dulu," pinta Vina. Aku pun kembali menepikan motor. Jangan-jangan Vina masuk angin. Apalagi dari pagi tadi dia belum memakan apapun. "Hhooeek … hhooeekk ...hhooekk …." Vina memuntahkan isi perutnya. Namun, munatahan Vina hanya sebuah cairan berwarna kuning. Tidak ada nasi atau apapun.
9.767.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai apakah muntah kuning berbahaya
Baca
+Pustaka
NODA PERNIKAHAN

NODA PERNIKAHAN

Aroma minyak kayu putih sedikit mengurangi rasa mual yang kurasakan. “Udah enakan, Mbak?” “Lumayan, makasih ya Tik.” “Mbak Alana sebaiknya periksa ke dokter. Takutnya asam lambung, Mbak. Kemarin kakak saya di rumah juga persis kayak Mbak ini, muntah-muntah, nggak selera makan, nggak bisa nyium aroma tajam. Udah gitu diajak ke klinik nggak mau.”
10148.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai apakah muntah kuning berbahaya
Baca
+Pustaka
Suami Kontrak Miss Jutek

Suami Kontrak Miss Jutek

"Kecoak adalah pembawa berbagai bakteri berbahaya, termasuk E. coli dan Salmonella. Itu bisa menyebabkan sakit perut berat, muntah, hingga diare." Ningrum terlihat syok. "Apa itu berbahaya, Dok?" "Jika tidak ditangani, bisa menyebabkan dehidrasi atau infeksi lebih serius. Untung kalian segera datang." Nabila diminta untuk sementara berada di Puskesmas. Ia diberikan infus, antibiotik, dan obat anti-muntah. Perutnya masih terasa sakit, namun setidaknya nyeri perutnya mulai perlahan mereda.
528 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai apakah muntah kuning berbahaya
Baca
+Pustaka
Mentari Pernikahan Dini

Mentari Pernikahan Dini

'Tahan Alzi.. tahan! Jangan muntah-muntah sekarang! Asam lambung pake kambuh segala bikin repot aja.' Alzi menguatkan dirinya sendiri Jangan sampai Arumi, Gala, dan Mentari semakin khawatir kalau ia muntah-muntah sekarang.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai apakah muntah kuning berbahaya
Baca
+Pustaka
Bukan Menantu Sampah

Bukan Menantu Sampah

Sisa bubuk obatku buang lagi ke sumber mata air. Tidak beberapa lama setelah minum obat itu, perutku langsung tidak enak dan aku merasa sangat mual. Di hadapanku, para warga yang barusan minum air juga muntah secara bergantian. Pemandangan ini sungguh menjijikan dan menakutkan. Tetapi memang muntah itulah tanda keluarnya racun kalajengking dari tubuh kami. Aku juga muntah sangat banyak layaknya ibu hamil.
6.87.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai apakah muntah kuning berbahaya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status