Sekretarisku Jilbaber
ucap Teh Diah tulus.
“Selamat ya Nis,” ucap ibu-ibu yang lain memberi selamat.
Aku hanya mengangguk.
“Emang kantor apaan sih Nis? palingan juga kantor-katoran,” sela Tuti.
Belum sempat aku menjawab Bu Romlah langsung berkomentar lagi.
“Halaah ... berapa sih gaji sekretaris, palingan ntar jadi simpanan bosnya, biasanya kan gitu kalo sekretaris, trus dikasih uang, apartemen, shopping.”