Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu
Aziz segera membelanya, “Tante, apa Anda tidak punya sopan santun? Mila hampir melompat dari atap karena putri Tante!”
Aku langsung meliriknya sekilas.
Teringat kembali, kalimat dari kemarin, ‘Bahkan jika dia bisa dengar, dia bisa apa? Tidak ada yang menginginkan orang cacat. Hanya Kak Andre yang kasihan padanya dan memanjakannya, ‘kan?’, keluar dari mulutnya.
Tiba-tiba aku merasa agak jijik.
“Tasya, aku ….”
Tanpa sadar, Andre ingin mendekatiku dan menggenggam tanganku seperti biasa.
ตอนยอดนิยม