Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
STARMOON

STARMOON

Alan memberikan senyuman lesung pipi yang selalu dirindukan Louis membuat keduanya saling menatap rindu yang hampir membunuh mereka Belaya Bashnya, Mokswa Ruangan penuh alat musik dengan ranjang ukiran bunga lotus itu menampakan dua orang yang sedang dimabuk cinta, berpelukan seharian sampai matahari mulai lelah dan tergantikan bulan, suasana hujan diluar mansion membuat pelukan keduanya semakin erat dan saling meminta lebih, hirupan dileher Louis dari malaikatnya membuatnya melenguh nikmat dan semakin mnginginkannya
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai aqua hoshino fanart
Baca
+Pustaka
365 Hari Bersama Sang CEO

365 Hari Bersama Sang CEO

Adam terbelalak mendengar pertanyaan dari Sunja, “Bukan, saya pengawal pribadi nona Hoshino.” “Kau cukup tampan, matamu biru seperti samudra. Ai, jika kau menikah dengannya, salah satu keturunanmu pasti akan memiliki mata biru seperti ayahnya.” goda Sunja sambil menatap wajah Shino yang mulai merah padam. “Sial! Dia menggodaku habis-habisan, harga diriku seketika jatuh karena Sunja,” batin Shino.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai aqua hoshino fanart
Baca
+Pustaka
Fantazia

Fantazia

Kau bisa memanggilku Gust,” jawabnya. “Oke Gust, jadi sekarang apa tugasku?” tanyaku seraya duduk disalah satu pohon yang memiliki akar yang menonjol keluar. 'Ahh, hampir lupa dengan tugasmu ehehe.’ Gust terkekeh lalu melanjutkan, 'Bawakan aku seluruh pecahan Artefak kuno yang tersebar di dunia ini.’ “Artefak?” aku sangat bingung ketika Gust berbicara tentang tugas yang akan ku lakukan.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai aqua hoshino fanart
Baca
+Pustaka
AURORA

AURORA

Rasa penasaran tiba-tiba membuncah, membuatku tak sadar menoleh kepada Aquilla yang mendongak untuk menatap Aurora tersebut. Aku baru menyadari bahwa di leher kanan Aquilla terdapat sebuah tato berbentuk naga yang warna memudar, seakan-akan berbaur dengan kulit putih pucatnya itu. Matanya pun kini bersinar merah, bukan lagi berwarna ungu yang membuatku takjub sekaligus iri. “Aquilla,” panggilku tapi dia tetap bergeming pada posisinya. Dia terlihat terlalu terikat dengan pemandangan Aurora berwarna ungu tersebut. “Apa yang sedang kau lakukan?”
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai aqua hoshino fanart
Baca
+Pustaka
Tokyo Dai Roman

Tokyo Dai Roman

Padahal biasanya saat jam makan siang tiba, Hasumi akan langsung berburu makanan seperti orang yang tak makan seminggu. “Kau mules ya?” tanya Chika. Hasumi menggeleng dengan senyum yang dipaksakan. “Senpai, kau mau ini?” Hiroto menunjukkan tiket aquarium yang baru diambil dari tasnya. “Wah, apa ini?” mata Shin berbinar seketika. “Kau bisa memakainya untuk kencan. Batas tiketnya hanya sampai minggu ini.” jelas Hiroto membuat Shin langsung terkekeh.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai aqua hoshino fanart
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Sora Takahashi
Halo~ Sudah lama sekali tidak update. Maaf author sempat menghilang selama beberapa tahun lamanya karena kesibukan kuliah dan kerja. Banyak sekali hal yang dilalui sampai tidak sempat untuk update cerita. Di tahun 2022, author diberi kesempatan untuk tinggal selama 1 tahun di Jepang, negara impian..
FETER GAMING
kenapa setiap melihat kebahagian arata aku ngerasa sdkt ada rasa sakit y. smga aja ini hnya perasaanku saja rapi aku tajin hasumi sdh bnar2 rela melepaskan sensei dan bner2 menyukai senpai. ah ga sabar nunggu next thor
Baca Semua Ulasan
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

Ia butuh bicara dengan Aksara. Malam di Bukit Halo sangat sunyi. Elang duduk di atas batu besar, memegang ponselnya yang akhirnya mendapatkan dua batang sinyal. Tiba-tiba, sebuah notifikasi muncul dari I*******m. Unggahan dari akun galeri Pak Danu. "Sneak peek untuk pameran 'Jejak yang Tertinggal'. Karya terbaru dari Aksara Sendja Nirmala: 'Sketsa Hujan dan Jejak Kehilangan'.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai aqua hoshino fanart
Baca
+Pustaka
Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

Namun karena dia kurang punya keberanian untuk menanyakan sesuatu kepada narasumber, jadinya dia sering ketinggalan berita. 11. Aelri Tokisei (Ultimate Knight) Pria yang suka memakai baju besi dan pria sejati. 12. Mihoshi Yanaka (Ultimate Illustrator) Gadis yang suka menggambar namun hanya gambar mentah bukan gambar jadi. 13. Nozomi Kanbe (Ultimate Kindergarten Teacher) Gadis yang tak kusukai sejak aku masuk sekolah ini karena dirinya adalah gadis yang munafik.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai aqua hoshino fanart
Baca
+Pustaka
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Dindingnya dihiasi senjata tajam serupa pisau, pedang, dan senjata yang dipakai para ninja. “Maaf, aku tidak bisa menyuguhkan kalian apa-apa selain air putih hangat. Aku lupa belum berbelanja hari ini,” lontar Tuan Fudo sambil sibuk bolak balik mengambil teko dan cangkir. Tidak mau usaha Tuan Fudo sia-sia, Pak Haede dan Isae segera meminum air putih hangat sampai serak kerongkongan pun terobati.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai aqua hoshino fanart
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriesoursriri
Satu set sofa kecil dengan meja berwarna hitam putih dengan taplak meja merah. “Iris? ” Iris nyaris melompat terkejut ketika Aria tiba-tiba menggenggam pergelangannya tangannya. Melihat reaksi Iris, Aria tertawa pelan. “Aku seperti baru saja kehilangan sebagian nyawaku...” kata Iris, mengelus dadanya karena terkejut. “Ayo sini,” Aria menariknya menuju ujung ruangan dimana rak disana berisi belasan hingga puluhan botol kaca yang sudah tidak asing bagi mereka. “Apa yang kita butuhkan mungkin ada disini.”
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai aqua hoshino fanart
Baca
+Pustaka
Pura-pura Bukan Bangsawan

Pura-pura Bukan Bangsawan

Yoshino mulai menggambar di kanvas menggunakan pewarna dan kuas yang sudah disediakan. Yang ingin digambar oleh Yoshino adalah seorang laki-laki dan seorang perempuan yang sedang bergandengan di atas air dengan latar gunung, awan, dan langit bertaburan bintang. Kenma berdiri di sisi Yoshino. Mengatami tangan Yoshino yang benar-benar lihai menggerakkan kuas lukisnya. "Kenapa kamu tidak ikut lomba melukis saat itu?" tanya Kenma jongkok dan mendekatkan wajahnya ke samping wajah Yoshino.
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 611 kali sebagai aqua hoshino fanart
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status