Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SEQUOIA

SEQUOIA

Ia mengangkat kepalanya walau dengan pipi merah. Matanya menangkap sang musuh tertawa bersama selir-selirnya. Membuat sudut bibir Joi terangkat. Tanpa aba-aba, Joi menendang sang musuh tepat di hidung, sampai tersungkur jauh ke belakang. Ia memandangi ketua geng wanita -wanita ribet itu tanpa ekspresi. Ia memegang pipinya yang sedikit nyeri. Mengacuhkan darah yang muncul dari hidung orang yang ditendangnya.
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as ruby hoshino eyes
Read
+Library
STARMOON

STARMOON

Belaya Bashnya, Moskwa Althaphan (alan) Melihat kebersamaan dua sejoli yang saling berpelukan dengan darah kini membuat hati alan tersayat cukup dalam, pasalnya ia merelakan cintanya hilang hanya karena ketakutan akan penolakan dan perlakuan dosanya, ia sangat merindukan tsar tampannya yang selalu melukis wajah manis alan saat ia tersenyum dengan lesung pipi khasnya, apakah aku harus kembali memperjuangkan cintaku Bersama tsar louis lagi? Apa aku bisa? , Kebimbangan menghampirinya kini, ia masuk kedalam kamar dan merebahkan diri berharap bisa melupakan louis dalam semalam, namun dipagi harinya yang ia ingat adalah louis yang menciumi bibirnya lembut, mimpi itu indah sekali, bisakah ia menjad
103.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as ruby hoshino eyes
Read
+Library
TARO

TARO

Jelas-jelas tadi dia yang bilang kalau tidak apa-apa. Mata kami bertemu tatap. Astaghfirullah, zina mata, istighfar. Dapat kulihat dengan jelas alisnya yang begitu tebal, bola mata coklat muda, serta rahang yang kupikir sangat kokoh karena rahang itu mampu menciptakan ketegasan di wajahnya. “Baiklah. Nanti aku akan bilang pada pelayan di sini untuk meminjamkanku stop kontak. Kebetulah di mobilku ada hair dryer. Akan aku bantu untuk mengeringkan bajumu.”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as ruby hoshino eyes
Read
+Library
THE ODD EYE HAS FALLEN

THE ODD EYE HAS FALLEN

Ternyata warna matanya serupa dengan warna rambutnya, dan iris itu berkilau, seakan ada berlian di baliknya. “Saat menjenguk seseorang, ada baiknya kau membawa sesuatu meski itu adalah hal yang sederhana,” tuturnya dengan suara yang pelan dan lembut. Tak lupa, wajahnya tersenyum manis saat berkata, menambah kesan malaikat yang diberikan Haejin padanya. “Kau bisa memberikan bunga ini.” Haejin membulatkan matanya. “Benarkah?”
9.84.7K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as ruby hoshino eyes
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

“Saya harap juga begitu, Bu. Bibir Ibu memang menebar senyum hari ini, tetapi duka di mata Ibu, tidak bisa Ibu simpan terlalu lama. Dia bisa membusuk, Bu.” Aku menatap Dayu dengan mulut menganga. Anak muda ini luar biasa. Dia bisa membaca ‘isi dalam' hatiku, hanya sekali berjumpa saja. Eh, tunggu, apakah memang baru kali ini kami berjumpa? Rasanya aku pernah melihat wajah oval dengan sorot mata lembut itu, tetapi entah di mana.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 306 Times as ruby hoshino eyes
Read
+Library
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

"Kamu belum tidur? Di Tokyo udah jam 11 malam, kan?" "Belum ngantuk >.<", balas Sakura, disusul satu kata: "Ganbatte!(semangat!)" Heri tersenyum kecil. Lagu “Innocence” dari NoisyCell mengalun pelan lewat earphone-nya. "Arigatou (terima kasih)", balasnya. "Tapi bobo gih. Katanya besok mau jemput di Haneda? Dari Yoyogi harus berangkat pagi loh~"
1.0K viewsCompletedAdded to Library 24 Times as ruby hoshino eyes
Read
+Library
De Javu : Change and Save the World

De Javu : Change and Save the World

HOSH HOSH HOSH HOSH Azumi , Eki , Hana dan Rugby kelelahan , keringat mulai bercucuran lalu tertidur di rerumputan sembari melihat langit serta membentuk formasi lingkaran. "Lelahnya latihan ekstra," ucap Rugby masih terengah-engah. "Iya sangat lelah," sahut Eki memimpali perkataan pangeran. Azumi dan Hana hanya bisa termenung memikirkan kasus besar saat ini. "Dejavu...., kenapa aku bisa memiliki kemampuan itu," keluhnya dalam hati disertai ekspresi wajah datar. Hana yang melihat raut wajah gadis di sampingnya berakata dalam hati. "Kak Azumi pasti sedang tertekan," seraya memandang gadis berambut panjang.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as ruby hoshino eyes
Read
+Library
Warisan Artefak Kuno

Warisan Artefak Kuno

Pedang Matahari, pusaka suci Sekte Gurun Gobi, tampak bersinar dingin sudah di tangan musuh, seolah-olah mencemooh nasibnya. “Menyerahlah, perempuan tua. Serahkan pecahan peta Gurun Hadarac kepada kami, dan kami akan menunjukkan belas kasihan kepada kelompokmu. Wanita-wanita kesepian ini, haus akan pria!” desis Hoshino Yichen dengan nada penuh penghinaan. Suaranya mengalun tajam seperti bilah pedang yang memotong malam.
9.8225.7K viewsCompletedAdded to Library 6.1K Times as ruby hoshino eyes
Show Reviews (66)
Read
+Library
Jimmy Chuu
pembaca yang terhormat Mohon maaf akhir-akhir ini jumlah koin yang harus kalian habiskan sedikit banyak. Hal ini disebabkan author harus menulis kata di atas 1300 kata Karena untuk membuat bab tersebut lebih detail. jika di bawah 1300kata, takutnya Pesan yang ingin disampaikan tidak bisa ditangkap
Embunayu
Thor.. ijin promosi. ikuti dan baca novel eksklusif pertama saya yang berjudul "Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api" mengisahkan seorang anak sulung raja yang ditindas karena kelemahannya dan diusir karena ketidak mampuannya untuk menjadi putera mahkota. hidup dalam intrik dan kisah cinta unik.
Read All Reviews
Another Eye

Another Eye

Edrich memegangnya dengan saksama, memperhatikan sesuatu di dalam tabung kaca. "Tuan.." Suara lirih Rose membuat Edrich beralih, "Apa anda juga akan membawanya?" Matanya terlihat berair hingga membuat Harss hampir berteriak di depan pintu. "Hoi, Edrich jangan membuatnya kembali menangis!"
105.0K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as ruby hoshino eyes
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status